47 Prefektur Jepang Vol. 5 – Inilah keistimewaan Nara!

47prefectures_Nara_01

Negara Jepang memiliki bentuk geografis sempit dan memanjang dari Hokkaido ke Okinawa. Karena itu, iklim dan karakter warganya pun berbeda-beda berdasarkan masing-masing prefektur. Hal ini terlihat mulai dari kebiasaan setempat sampai kuliner lokal yang tentunya masing-masing wilayah memiliki produk yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, kamu dapat mengetahui sikap penduduknya melalui artikel ini yang mungkin akan membantumu untuk mengenal lebih dekat lagi prefekturnya agar perjalananmu lebih nyaman. Berbeda dengan ulasan wisata biasa, rangkaian artikel ini akan membuatmu memahami informasi lokal yang nyata di Jepang. Dalam volume ke 5 ini kami akan mengenalkanmu tentang prefektur Nara yang sering disebut awal mula negara Jepang.

Mempunyai sejarah terpanjang di Jepang

Bangga akan sejarahnya yang tertua di Jepang! Gundukan ini adalah makam kuno

47prefectures_Nara_02

Prefektur Nara terkenal dengan makam-makam kunonya. Hal ini disebabkan karena dulunya Nara merupakan pusat pemerintahan, sehingga banyak dibangun pemakaman dan tetap dilestarikan dengan baik yang menjadi ciri khas prefektur ini. Ketika menjelajahi prefektur ini, tampak banyak gundukan-gundukan kecil di taman yang hijau nan asri. Semua gundukan tersebut adalah pemakaman kuno yang penuh dengan sejarah. Bagi anak-anak setempat, bukanlah suatu hal yang aneh sehingga mereka bebas bermain disekitar atau bahkan diatas makam. Uniknya lagi, ada kue berbentuk lubang kunci makam kuno.

Suatu kebanggaan bagi warganya bahwa prefektur mereka kaya akan sejarah Jepang kuno yang nampak dalam keseharian penduduknya!

Gali tanah dan sesuatu akan keluar!

Ketika menguruk tanah, tampak terlihat sesuatu! Gawat, tidak bisa membangun rumah!

47prefectures_Nara_03

Prefektur Nara yang memiliki sejarah panjang ini memiliki keunikan tersendiri, dimana ketika tanahnya digali terkadang nampak sesuatu. Itulah sebabnya sebelum melakukan penggalian, sudah menjadi rahasia umum untuk melakukan penelitian terlebih dahulu. Konon ada mitos yang mengatakan bahwa ketika membangun rumah lalu ditemukan sisa-sisa reruntuhan sejarah kuno atau makam kuno sampai 5 kali berturut-turut, maka sang pemilik tidak akan pernah bisa membangun rumah selamanya.

Namun bagi warga Nara, membangun rumah adalah suatu hal yang sangat penting. Penduduk Nara baik pria maupun wanita gemar menabung, dan mereka tipikal orang-orang yang konservatif dan tidak suka neko-neko. Alih-alih menghabiskan uang untuk membeli mobil mewah atau membeli barang mewah, mereka memilih untuk menabung dan membeli rumah.

Bangun di pagi hari!

Gemar bangun pagi! Kebiasaan orang Nara adalah bangun lebih pagi

47prefectures_Nara_04

Peribahasa Jepang “Hayaoki wa Sanmon no Toku” yang berarti bangunlah dipagi hari dan kamu akan mendapatkan 3 mon, berasal dari prefektur Nara. Pada zaman dahulu kala, bila seekor rusa kedapatan mati didepan rumah, maka pemilik rumah akan dikenai denda. Namun, bila pemilik rumah bangun lebih awal dari siapapun maka sang pemilik dapat memindahkan jasad rusa tersebut ke rumah sebelah sehingga terhindar dari penalti sebesar 3 mon, begitulah kisah dibalik peribahasa ini.

Sebaliknya, penduduk Nara memiliki kebiasaan tidur lebih awal. Meskipun Nara adalah kota wisata yang dikunjungi lebih dari 13 juta turis lokal maupun mancanegara, namun restoran-restoran sekitar stasiun banyak yang menutup kedainya di jam 8 malam. Hal ini mungkin disebabkan karena mereka harus bangun lebih awal ya....

Bagaimana dengan ulasan diatas? Sulit dipercaya bahwa karakter suatu prefektur bisa sedemikian berbeda di Jepang. Nantikan serial artikel berikutnya! Tinggalkan komentarmu di kolom sebelah kanan ya. Beritahu kami apabila kamu ingin mengetahui lebih jauh mengenai prefektur tertentu! 

Serial artikel lainnya:

Daftar Isi

Survey[Survei] Liburan ke Jepang







Recommend