Istilah-istilah Dalam Jamuan Makan Dalam Bahasa Jepang

Banyak kosakata yang mirip dalam bahasa Jepang, akan tetapi mempunyai arti yang sangat berbeda. Artikel kali ini akan membedah beberapa istilah bahasa Jepang yang banyak digunakan di dalam restoran, ataupun penginapan Jepang. Istilah ini akan sangat berguna buat kamu yang akan berlibur ke Jepang. Dengan menguasai istilah tersebut, kamu tidak akan kikuk menghadapinya, juga pastinya ingin membagikan informasi ini kepada teman-temanmu!

Perbedaan antara 'Kaiseki Ryori' (会席料理) dan 'Kaiseki Ryori' (懐石料理)

Pertama-tama, penulis akan mencoba menjelaskan tentang 2 kosakata yang diucapkan sama, akan tetapi mempunyai arti berbeda, yaitu Kaiseki Ryori, yang selalu muncul di paket hidangan course makan malam di penginapan ryokan Jepang. 

'Kaiseki' yang jika ditulis dalam huruf kanji Jepang, ada dua, yakni '会席料理' dan '懐石料理'. Mungkin di antara kalian ada yang berpikir walau cara penulisannya berbeda, bisa jadi mereka mempunyai arti yang sama? Sebenarnya '会席料理' dan '懐石料理' mempunyai arti yang berbeda, mulai dari  latar belakang sejarah hingga urutan penyajian makanannya.

会席料理

Untuk huruf kanji Kaiseki Ryori- 会席料理, tercipta sebagai hidangan untuk disajikan menemani minuman beralkohol.

Pertama-tama, mari kita bahas tentang Kaiseki Ryori dengan huruf `会席料理`.

Kaiseki ryori -会席料理 ini adalah masakan Jepang yang disajikan dalam format set menu pada acara perjamuan dan makan malam, dan dimaksudkan untuk dinikmati dengan alkohol. Konon, hidangan ini berasal dari zaman Edo (1603 - 1868), ketika para penyair haiku berkumpul di kaiseki-会席 (kursi tempat orang berkumpul), dan menyajikan sake pada jamuan makan setelah menulis haiku.

Kaiseki Ryori -会席料理 adalah hidangan yang dimaksudkan untuk dinikmati bersama alkohol, jadi dasarnya dimulai dengan menikmati makanan pembuka, sashimi ikan, makanan panggang, gorengan, kukus, dll. sambil minum alkohol, dan diakhiri dengan nasi dan sup. Tidak ada aturan khusus, dan keistimewaannya adalah kamu dapat menikmati sake dan bahan musiman dengan santai. Kaiseki Ryori ini telah diwariskan sebagai hidangan Jepang yang tampak indah dalam penampilan, dan masih disajikan di banyak penginapan ryokan, dan restoran Jepang.

懐石料理

Huruf Kaiseki Ryori '懐石料理', tercipta sebagai hidangan untuk disajikan menemani minuman teh.

Berbeda dengan Kaiseki Ryori- 会席料理, yang diciptakan untuk menikmati bersama minuman beralkohol, Kaiseki Ryori- 懐石料理 diciptakan untuk menikmati teh. Kaiseki Ryori- 懐石料理 memiliki sejarah yang lebih panjang dari Kaiseki Ryori- 会席料理 dan konon berasal dari zaman Azuchi-Momoyama (1568-1600), ketika periode itu tercipta tradisi upacara minum teh. Kaiseki Ryori- 懐石料理 ini adalah makanan ringan yang disajikan pada upacara minum teh dan pertemuan minum teh untuk menghilangkan rasa lapar sebelum teh disajikan.

Perbedaan mencolok antara Kaiseki Ryori- 会席料理 dan Kaiseki Ryori- 懐石料理 adalah nasi dan sup disajikan terlebih dahulu. Pada Kaiseki Ryori- 懐石料理 nasi dan sup disajikan terlebih dahulu, dilanjutkan dengan ikan bakar dan hidangan yang direbus, dengan teh kental dan kue-kue Jepang yang biasanya disajikan di akhir hidangan.
*1: Huruf kanji 'Kaiseki-懐石' mengacu pada 'batu hangat yang biasa digunakan oleh para biksu Zen untuk berlatih di dalam dada (perut) mereka untuk mengusir rasa lapar dan kedinginan'.

懐石料理

Dalam hidangan Kaiseki Ryori '懐石料理', yang menjadi bintang utamanya adalah teh yang disajikan di bagian akhir. Karena alasan ini, hidangan yang disajikan cenderung menghindari rasa yang kuat. Agar tidak tertukar dengan Kaiseki Ryori- 会席料理, beberapa restoran menamakan Kaiseki Ryori '懐石料理 dengan istilah 'Chakaiseki - 茶懐石'.

Artikel terkait

Apa bedanya Kokusan-gyu dan Wagyu!?

Daging sapi yang banyak dimasak untuk sukiyaki , shabu-shabu atau teppanyaki. Berikut ini yuk mari kita lihat perbedaan antara sapi domestik Jepang dan wagyu!

国産牛

Kokusangyu -国産牛 adalah sapi domestik Jepang adalah sapi yang mengalami proses penggemukan/pemeliharaan terlama di dalam negeri Jepang

Menurut 《Standar Pelabelan Makanan》 yang ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan dan Perikanan Jepang, sapi dapat diberi label sebagai "daging sapi domestik Jepang- 国産牛" jika telah 'digemukkan' di Jepang dalam waktu yang paling lama, tanpa memandang asal atau jenisnya. Meskipun sapi tersebut berasal dari ras yang lahir di Amerika, jika sapi tersebut telah dibesarkan di Jepang dalam jangka waktu yang lama, maka sapi tersebut dapat diberi label sebagai sapi asal Jepang, meskipun sapi tersebut adalah sapi impor.

和牛

Wagyu -和牛 mengacu pada ras jenis sapi asli Jepang

Di sisi lain, 'Wagyu' secara ketat didefinisikan terdapat empat jenis daging sapi Jepang hasil perkawinan silang yang dilakukan berulang kali berdasarkan ras sapi asli Jepang, ataupun persilangan diantara keempat jenis sapi berikut, yakni - Japanese Black (黒毛和種- Kuroge Washu), Japanese Brown (褐毛和種- Akage Washu), Japanese Polled (無角和種- Mukaku Washu), dan Japanese Shorthorn (日本短角種 - Japanese Tankaku Washu). Merek-merek seperti Kobe Beef, Matsusaka Beef, dan Sendai Beef yang juga populer di luar Jepang,  diklasifikasikan sebagai daging sapi 'Wagyu'.

Agar dapat dijual sebagai 'Wagyu' di Jepang, daging sapi harus dapat membuktikan kelahiran, silsilah, dan klasifikasi ras di Jepang dengan dokumen, serta mengkonfirmasi informasi kelahiran dan ras di bawah Sistem Penelusuran Daging Sapi (*2), dan menyandang 'Wagyu Unified Mark' untuk mengidentifikasi daging sapi Wagyu asli, yang dikontrol secara ketat oleh hukum. Karena alasan ini, harga daging sapi 'Wagyu' cenderung lebih mahal daripada daging sapi 'domestik' biasa.

*2: Sistem pelacakan untuk mengelola sapi domestik Jepang dengan nomor identifikasi individu sebanyak 10 digit. Kamu dapat mencari nomor yang dialokasikan untuk setiap sapi di situs web 'Layanan Pencarian Informasi Identifikasi Individu Sapi' untuk mengetahui di mana sapi dipelihara, tanggal lahir, jenis, dll.

国産牛

Akhir-akhir ini, tersedia juga, daging sapi 'Wagyu' yang ramah Muslim, karena telah mendapatkan 'sertifikasi Halal', yang berarti segala sesuatu mulai dari pemrosesan dan pengolahan daging sapi hingga fasilitas dan peralatan yang digunakan untuk pengiriman telah mengikuti aturan syariat Islam. Wisatawan muslim juga dapat menikmati steak daging sapi Wagyu dan sukiyaki halal, tanpa perlu khawatir akan keraguan kehalalannya.

Artikel terkait

Istilah minuman beralkohol Jepang, apa beda Seishu-清酒 dan Nihon-shu -日本酒?

Seperti halnya 'Wagyu', sake Jepang juga terkenal memiliki kualitas tinggi dan,angat populer sehingga istilah 'Sake' diterima di seluruh dunia. Di sini kami akan memperkenalkan perbedaan antara 'Sake -清酒' dan 'Sake Jepang -日本酒', yang dapat dinikmati di hotel, izakaya, dan ryotei (restoran bergaya Jepang) tempat kamu menginap. Jika kamu masih berpikir bahwa keduanya adalah hal yang sama. kamu salah!

★Dilarang menyetir di bawah pengaruh alkohol
★Orang di bawah umur Dilarang minum minuman alkohol jika masih di bawah umur yang ditetapkan

清酒

Seishu -清酒 adalah salah satu kategori jenis minuman beralkohol

Di bawah Undang-Undang Pajak Minuman Keras yang diberlakukan oleh Administrasi Pajak Nasional Jepang, di samping bir, anggur buah, dan wiski, minuman sake diklasifikasikan sebagai kategori minuman beralkohol.

Di bawah Undang-Undang Pajak Minuman Keras, sake harus memiliki kandungan alkohol kurang dari 22%, dan meskipun ada beberapa persyaratan lain, istilah ini secara umum mengacu pada "semua alkohol (*3) yang difermentasi dan disaring dari beras, malt beras, dan air", termasuk yang diproduksi di luar negeri.

*3 Proses penyaringan adalah memisahkan bagian cair dari "moromi" yang difermentasi menjadi sake mentah dan ampas sake 

Nihon-shu -日本酒 adalah salah satu sake Jepang yang diolah dengan bahan-bahan khas Jepang

日本酒

Di sisi lain, 'sake' didefinisikan sebagai jenis sake yang dibuat secara eksklusif dari beras Jepang dan diproduksi di Jepang. Sake "Dassai" produksi dari Prefektur Yamaguchi, yang juga populer di luar Jepang, Juyondai dari Prefektur Yamagata, dan Hakkaisan dari Prefektur Niigata adalah contoh sake yang populer.

Perbedaan utama lainnya antara 'Nihon-shu' dan 'seishu' adalah penunjukan sake sebagai 'Indikasi Geografis (GI) (*4)' tahun.

*4:UU tentang Perlindungan Nama Produk Tertentu dari Hasil Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, termasuk Minuman Beralkohol dan Bahan Makanan. GI merupakan indikator yang benar dan bahwa benar produk tersebut diprodukdi sesuai dengan standar tertentu. 

日本酒

Sejak ditetapkannya 'sake' sebagai Indikasi Geografis (GI) untuk sake pada tahun 2015, kini lebih mudah untuk membedakan antara sake asli dengan sake yang dibuat dengan beras asing atau sake yang diproduksi di luar Jepang. Ini berarti bahwa bahkan konsumen yang tidak terbiasa dengan sake dapat dengan mudah memilih sake berkualitas tinggi dan membeli produk Made in Japan dengan yakin. Lain kali jika kamuberkesempatan untuk membeli sake, carilah logo 'GI' pada botolnya.

Sejauh ini kami telah memperkenalkan tiga artikel tentang bahasa Jepang yang berhubungan dengan makanan, akan tetapi sebenarnya masih banyak lagi artikel di FUN! JAPAN yang harus kamu baca sebelum berlibur ke Jepang, seperti Perbedaan Antara 'Teh Hijau' dan 'Matcha'! Jika ada topik yang ingin tim redaktur jelaskan, silakan beri tahu kami di bagian kolom komentar.

Artikel yang terkait dengan budaya Jepang

Daftar Isi

Survey[Survei] Liburan ke Jepang







Recommend