Panduan Ziarah Tempat Suci Mengunjungi Lokasi Populer dari Karya Terkenal seperti "The Diamond Sleeping in the Sea" dan "Solitary Gourmet"|15 Pilihan Lokasi Syuting Drama & Film di Nagasaki

Prefektur Nagasaki telah menjadi lokasi syuting untuk banyak film dan drama karena memiliki banyak bangunan bersejarah serta pemandangan yang indah. Baru-baru ini pun, beberapa karya populer seperti drama Minggu malam "The Diamond Sleeping in the Sea" yang menjadikan Gunkanjima sebagai kunci cerita, serta film "Solitary Gourmet" yang menceritakan perjalanan mencari makanan lezat, juga melakukan pengambilan gambar di Nagasaki.

Pada artikel ini, kami akan membahas secara detail tentang drama & film yang berlatar di Nagasaki beserta lokasi syutingnya! Mulai dari karya klasik yang dicintai sepanjang masa hingga karya terbaru, kami akan memperkenalkan spot-spot rekomendasi di mana kamu bisa merasakan dunia dari karya-karya tersebut.

※Jika kamu membeli atau melakukan reservasi produk yang diperkenalkan dalam artikel ini, sebagian dari penjualan mungkin akan dikembalikan kepada FUN! JAPAN.

 🏨Pesan akomodasi di JAPANiCAN!👉Klik di sini

Alasan Nagasaki Populer Sebagai Lokasi Syuting Drama & Film

Salah satu alasan mengapa Nagasaki sering dipilih sebagai lokasi syuting adalah suasana kotanya yang terasa seperti luar negeri, di mana budaya Jepang, Tiongkok, dan Belanda bercampur. Dinding bata, jalan berbatu di lereng, serta kuil bergaya Tiongkok kuno tersebar di seluruh kota, sehingga setiap sudutnya sangat fotogenik.

Selain itu, bentuk geografis unik yang dikelilingi laut dan pegunungan di dekatnya menciptakan pemandangan bertingkat di mana pelabuhan dan jalanan menanjak dapat terlihat sekaligus. Pemandangan malam dari rumah-rumah di atas bukit yang lampunya berkilauan menambah nuansa romantis pada cerita.

Tak hanya itu, lokasi luar biasa seperti Gunkanjima yang telah menjadi Situs Warisan Dunia dan Kepulauan Goto yang kaya akan alam juga tidak boleh dilewatkan. Nagasaki, tempat di mana bisa merasakan beratnya sejarah dan keindahan alam sekaligus, adalah panggung yang sempurna untuk menciptakan kisah baru.

Sekarang, mari kita lihat karya-karya yang berlatar di Nagasaki beserta spot-spot lokasi syutingnya.

Kota Nagasaki: Lokasi Ikonik dari "The Diamond Sleeping in the Sea"

"The Diamond Sleeping in the Sea" adalah kisah cinta, persahabatan, dan keluarga selama 70 tahun yang berlatar di Hashima (Gunkanjima) di Prefektur Nagasaki yang pernah ramai karena industri batu bara sejak tahun 1955, serta Tokyo masa kini. Kisah hidup Teppei (Ryunosuke Kamiki) yang menjalani kehidupan ceria di Hashima tempo dulu dan Reo (Ryunosuke Kamiki) yang menjalani hari-hari tanpa semangat di Tokyo masa kini, terhubung oleh takdir yang misterius. Drama manusia yang mengharukan ini menggambarkan bagaimana perasaan orang-orang yang bertahan di masa perubahan besar diwariskan ke masa kini.

Gunkanjima (Hashima)

Pemandangan Gunkanjima (Hashima)

©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

Bangunan tua di Gunkanjima (Hashima)

©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

Tempat yang menjadi simbol drama ini. Pada episode terakhir, adegan penting di mana Teppei dan Izumi (Nobuko Miyamoto) mendarat di pulau ini diambil di sini. Dahulu, pulau ini sangat ramai hingga memiliki kepadatan penduduk tertinggi di dunia, namun kini telah menjadi pulau tak berpenghuni yang penuh reruntuhan, dan pemandangan uniknya memberikan kesan mendalam pada cerita. Jika kamu mengikuti tur pendaratan, kamu dapat melihat dari dekat bagaimana suasana kejayaan masa lalu.

👉Berangkat dari Fukuoka: Tur Pulau Gunkanjima Nagasaki (Termasuk Tiket Shinkansen)

  • Alamat: Hashima, Takashima-machi, Nagasaki-shi, Nagasaki-ken
  • Akses: Sekitar 40 menit naik kapal tur pendaratan Gunkanjima yang berangkat dari Pelabuhan Nagasaki (wajib reservasi)

Artikel Terkait

Katedral Urakami

Bangunan gereja ini muncul dalam adegan saat Teppei dan sahabatnya Kensho (diperankan oleh Hiroya Shimizu) bertemu kembali, serta dalam adegan ketika Reo dan Izumi di masa kini mampir sebelum pergi ke pulau. Saat selesai dibangun pada era Taisho, gereja ini merupakan gereja bata terbesar di Asia Timur, namun hancur akibat bom atom. Bangunan yang ada sekarang adalah hasil rekonstruksi oleh para jemaat setelah perang.

    • Alamat: 1-79 Motoh-machi, Nagasaki-shi, Nagasaki-ken
    • Akses: Sekitar 8 menit berjalan kaki dari Stasiun Trem "Heiwa Koen"

    Chinatown Shinchi Nagasaki

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Di episode pertama, Reo yang diajak oleh Izumi mengunjungi tempat ini untuk makan "Champon", makanan khas Nagasaki. Kawasan bersejarah ini terbentuk pada pertengahan zaman Edo dengan reklamasi laut untuk membangun gudang barang dari Tiongkok, dan kini dikenal sebagai salah satu dari tiga Chinatown terbesar di Jepang.

    • Alamat: Shinchi-machi, Nagasaki-shi, Nagasaki-ken
    • Akses: Segera setelah turun dari trem "Shinchi Chinatown"

    Kepulauan Goto: Lokasi Syuting Pulau Terkenal dari 'Solitary Gourmet' dan 'Soar High!'

    Selanjutnya, kami akan mengulas lebih dalam tentang Kepulauan Goto yang menjadi perbincangan dalam 'Solitary Gourmet' dan 'Soar High!'

    Gereja Dozaki, Pantai Miyano-hama (Solitary Gourmet)

    'Solitary Gourmet The Movie', di mana Goro Inogashira yang diperankan oleh Yutaka Matsushige berkeliling dunia mencari sup terbaik, menampilkan Kota Goto, Prefektur Nagasaki sebagai panggung penting dalam cerita.

    Gereja Dozaki yang indah dengan bata merah, dilewati Goro saat ia berjalan di pulau mencari petunjuk sup. Gereja yang selesai dibangun pada tahun 1908 ini merupakan bangunan megah yang mewarisi sejarah katedral pertama di Goto, dan telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional.

    Pantai Miyano-hama, yang muncul dalam adegan Goro menyeberangi laut dengan SUP, adalah tempat populer dengan laut biru jernih. Pantai ini juga digemari warga lokal, pemudik, dan wisatawan karena bisa menikmati barbeque sambil memandang laut.

    Dan, tempat kuliner yang wajib dikunjungi para penggemar adalah "Mikanya Shokudo" di Pulau Naru. Ini adalah satu-satunya tempat Goro makan di Goto, di mana ia menikmati "Karaage Champon" khas. Nikmati semangkuk Champon penuh sayuran dengan karaage renyah di atasnya.

    👉Pilih setengah hari / 1 hari! Tur Bus Wisata Sorotan Pulau Goto & Fukue|Gereja, Rumah Samurai, Pantai Indah, Pantai Lava (Nagasaki Goto)

    • Alamat:
      2019 Okuura-machi, Goto-shi, Nagasaki (Gereja Dozaki)
      Naru-machi, Goto-shi, Nagasaki (Pantai Miyano-hama)
      409-1 Ura, Naru-machi, Goto-shi, Nagasaki (Mikanya Shokudo)
    • Akses:
      Sekitar 20 menit dengan mobil dari Pelabuhan Fukue (Gereja Dozaki)
      Sekitar 10 menit dengan mobil dari Pelabuhan Naru (Pantai Miyano-hama)
      Sekitar 19 menit berjalan kaki dari Pelabuhan Naru (Mikanya Shokudo)

    Gyogasaki, Mercusuar Osezaki (Soar High!)

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Drama "Soar High!" menceritakan kisah Mai (Haruka Fukuhara), sang heroine, yang bertemu dengan "Baramon Dako" tradisional di Kepulauan Goto dan mulai bermimpi tinggi untuk terbang ke langit. Alam Goto yang kuat digambarkan sebagai latar penting yang mendukung pertumbuhan hati sang heroine.

    Taman "Gyogasaki" adalah lokasi adegan mengharukan di mana Mai kecil bersama penduduk pulau menerbangkan layang-layang besar. Di depan mata terbentang laut biru kobalt yang indah, dan setiap musim bunga-bunga berwarna-warni bermekaran, menjadikannya spot pemandangan yang luar biasa. Di dalam taman terdapat "Hanaemi Kikuya", di mana layang-layang Baramon raksasa berdiameter 2 meter yang dibuat oleh pengrajin yang juga tampil di drama dipajang, jadi bisa merasakan langsung kehebatannya.

    Mercusuar Osezaki ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Mercusuar Osezaki ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Selain itu, mercusuar putih "Osezaki Lighthouse" yang berdiri di atas tebing curam muncul dalam adegan di mana Mai dewasa dan teman-temannya mencari orang yang penting bagi mereka. Tempat ini juga terkenal sebagai lokasi syuting adegan penting film "Akunin" dan terpilih sebagai salah satu dari "50 Mercusuar Terbaik di Jepang".

    Alam Goto yang luar biasa menjadi lokasi penting yang mewarnai momen-momen penting dalam cerita. Jalan menuju mercusuar memakan waktu sekitar 20 menit dari tempat parkir, namun karena jalannya cukup terjal, disarankan memakai sepatu yang nyaman dan datanglah pada waktu yang terang.

    • Alamat:
      Kishuku, Kishuku-machi, Goto-shi, Nagasaki (Gyogasaki)
      Tamanoura, Tamanoura-machi, Goto-shi, Nagasaki (Mercusuar Osezaki)
    • Akses:
      Sekitar 25 menit dengan mobil dari Pelabuhan Fukue (Gyogasaki)
      Sekitar 50 menit dengan mobil dari Pelabuhan Fukue (Mercusuar Osezaki)

    Meganebashi: Simbol Kota Nagasaki yang Juga Muncul di "The Gift of Your Heart"

    Kisah cinta yang mengharukan antara sang protagonis Ame (Mei Nagano) dan Taiyo (Yuki Yamada), pria yang pernah ia cintai, yang bertemu kembali dan menghabiskan waktu bersama dengan penuh kehangatan dan kesedihan. Takdir berat di mana Ame perlahan kehilangan kelima indranya, dan cinta murni Taiyo yang berusaha keras mendukungnya, dibalut oleh pemandangan Nagasaki yang penuh nostalgia.

    Jembatan Megane

    Jembatan Megane di Nagasaki

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Jembatan Megane sering muncul dalam adegan penting cerita, seperti saat hujan dan matahari bertemu dalam acara tradisional musim panas Nagasaki, "Shoro Nagashi". Dibangun pada tahun 1634, ini adalah jembatan batu lengkung tertua di Jepang dan telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional. Bersama Nihonbashi di Tokyo dan Kintaikyo di Yamaguchi, Jembatan Megane dihitung sebagai salah satu dari "Tiga Jembatan Terkenal di Jepang" dan merupakan landmark bersejarah yang mewakili Nagasaki. Saat permukaan air sungai rendah, kamu dapat turun ke tepi sungai melalui tangga, dan mencari "Heart Stone" yang tertanam di dinding sungai, yang juga dikenal sebagai spot keberuntungan untuk cinta.

    • Alamat: Antara Uonomachi dan Suwamachi, Nagasaki-shi, Nagasaki-ken, Jepang
    • Akses: Sekitar 4 menit berjalan kaki dari halte trem "Shiyakusho"

    Oranda-zaka

    Oranda-zaka di Nagasaki

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Tempat ini adalah lokasi pengambilan gambar adegan indah seperti visual poster, di mana Ame dan Taiyo berjalan dengan payung merah. Rumah bergaya Barat berwarna biru muda "Higashiyamate Ko 13 Bankan" yang berdiri di pintu masuk tanjakan, muncul sebagai rumah tempat Ame tinggal bersama neneknya, Yukino (Kimiko Yo). Nama "Oranda-zaka" berasal dari kebiasaan orang Nagasaki yang dulu memanggil orang Barat yang tinggal di kawasan pemukiman dengan sebutan akrab "Oranda-san" (Orang Belanda). Daerah Higashiyamate, dengan jalan berbatu dan rumah bergaya Barat yang berjajar, masih menyimpan nuansa masa pemukiman asing, dan kamu dapat menikmati suasana eksotis yang tenang saat berjalan-jalan di sini.

    • Alamat: Higashiyamate-machi, Nagasaki-shi, Nagasaki-ken, Jepang
    • Akses: Sekitar 4 menit berjalan kaki dari halte trem "Medical Center"

    Kujukushima

    Kujukushima di Sasebo

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Taman Wisata Kujukushima muncul dalam adegan di mana Ame berbicara di telepon dengan ibunya, Kasumi (Sei Matobu), yang tinggal terpisah. Dari "Bukit Pemandangan" yang memiliki hamparan rumput seluas sekitar 4,7 hektar, kamu dapat menikmati panorama lebih dari 200 pulau yang mengapung di laut Kujukushima dengan skala yang luar biasa. Tempat ini terkenal tidak hanya karena pemandangan spektakuler di siang hari, tetapi juga keindahan matahari terbenam di cakrawala, menjadikannya salah satu tempat wisata terbaik di Sasebo.

    Monumen Kujukushima yang ada di dalam taman juga populer sebagai spot foto untuk mengabadikan kenangan perjalanan kamu.

    👉Tiket Kapal Wisata Kujukushima (Sasebo, Nagasaki)

    • Alamat: 1746 Nozakicho, Sasebo-shi, Nagasaki-ken, Jepang
    • Akses: Sekitar 45 menit naik bus dari Stasiun Sasebo, turun di "Kujukushima Kankou Kouen" dan langsung sampai

    Artikel Terkait

    Sasebo: Kota Pelabuhan yang Menjadi Latar Kisah Remaja "Kids on the Slope"

    Berlatar di Sasebo pada akhir tahun 1960-an, kisah ini menceritakan tentang Kaoru (Yuri Chinen), seorang murid pindahan, dan Sentaro (Taishi Nakagawa) yang tampak sedikit menakutkan namun berhati lembut, yang mempererat persahabatan mereka melalui musik jazz. Suasana kota pelabuhan yang penuh nuansa asing, dipengaruhi oleh pangkalan militer Amerika, memberikan warna tersendiri pada karya ini. Kisah ini menggambarkan dengan indah para remaja yang penuh semangat terhadap cinta, masa depan, dan musik yang mereka cintai.

    Pantai Shirahama

    Pantai Shirahama di Sasebo, Nagasaki

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Pantai terbesar di Kota Sasebo, dengan pasir putih dan laut biru jernih yang membentang hingga ke cakrawala. Adegan di mana Kaoru dan dua temannya bermain di laut, serta momen penting saat mereka pertama kali bertemu dengan sang heroine, Yuriko (Erina Mano), yang diselamatkan dari para berandalan, diambil di sini. Saat senja, langit berubah menjadi oranye cerah, menjadikan tempat ini sangat populer di kalangan wisatawan dan fotografer.

    • Alamat: 3506, Tawaraura-cho, Sasebo-shi, Nagasaki, Japan
    • Akses: Sekitar 50 menit naik bus dari Stasiun JR Sasebo, turun di "Tawaraura Post Office" lalu berjalan kaki 15 menit

    Gereja Katolik Kuroshima

    Muncul dalam adegan klimaks cerita, saat Kaoru dan Sentaro bertemu kembali dengan penuh haru. Gereja ini dibangun oleh keturunan umat Kristen tersembunyi yang bertahan dari penindasan berat pada zaman Edo, dengan menyusun sekitar 400.000 batu bata dengan tangan mereka sendiri. Gereja ini juga telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional. Saat masuk ke dalam, kamu akan merasakan kehangatan kayu di interiornya.

    • Alamat: 3333, Kuroshima-cho, Sasebo-shi, Nagasaki, Japan
    • Akses: Sekitar 50 menit naik feri dari Pelabuhan Ainoura, lalu berjalan kaki sekitar 30 menit dari Pelabuhan Kuroshima Shirouma di pulau (reservasi kunjungan diperlukan sebelumnya)

    Taman Glover: Lokasi Syuting Favorit di Nagasaki yang Juga Muncul di "Ao Haru Ride"

    Kisah cinta remaja antara Futaba (Tsubasa Honda) yang bertemu kembali dengan Kou (Masahiro Higashide), cinta pertamanya di SMP, saat mereka duduk di bangku SMA. Cerita ini menggambarkan dengan segar suka cita masa muda yang penuh cahaya, serta kepedihan saat kenyataan tidak berjalan sesuai harapan, dan bagaimana mereka perlahan maju bersama teman-teman mereka.

    Taman Glover

    Taman Glover di Nagasaki

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Muncul dalam adegan perjalanan sekolah. Sekitar 40 siswa SMA lokal juga ikut sebagai figuran. Terletak di bukit Minamiyamate yang menghadap panorama pelabuhan Nagasaki, taman ini dipenuhi bangunan bergaya Barat dari era Meiji dan merupakan salah satu destinasi wisata utama di Nagasaki. Di jalan berbatu dalam taman, terdapat "Heart Stone" yang konon jika disentuh dan berdoa, cinta kamu akan terkabul.

    👉Tiket Masuk Taman Glover (Prefektur Nagasaki)

    • Alamat: 8-1 Minamiyamate-machi, Nagasaki-shi, Nagasaki-ken
    • Akses: Sekitar 7 menit berjalan kaki dari trem "Ōura Tenshudō"

    Taman Observasi Ōura

    Taman ini adalah lokasi pengambilan gambar untuk adegan kilas balik yang menyentuh hati, di mana Hikaru dan ibunya mengenang kenangan berharga mereka. Terletak di puncak "Kinen-zaka", sebuah jalan menanjak yang masih menyisakan nuansa kawasan pemukiman asing, taman ini merupakan tempat yang tenang di mana kamu dapat menikmati keindahan cahaya kota Nagasaki yang terpilih sebagai salah satu dari Tiga Pemandangan Malam Terindah di Dunia. Di samping taman, terdapat jalan menanjak curam dengan kemiringan hingga 45 derajat yang dulunya digunakan sebagai jalan kehidupan sehari-hari oleh penduduk setempat, sehingga kamu dapat merasakan kehidupan di lereng Nagasaki.

    • Alamat: 16 Aioi-machi, Nagasaki-shi, Nagasaki-ken
    • Akses: Sekitar 15 menit berjalan kaki dari trem "Ōura Tenshudō"

    Observatorium Gunung Inasa

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    ©Asosiasi Pariwisata Prefektur Nagasaki

    Tempat istimewa ini menjadi lokasi pengambilan gambar untuk adegan matahari terbit yang mengharukan di akhir cerita. Staf mulai persiapan sejak pukul 2 dini hari, dan pengambilan gambar dilakukan dalam suhu yang sangat dingin pada pagi hari di bulan Mei. Selain "Pemandangan Malam 10 Juta Dolar" yang diakui dunia, pemandangan pagi yang diselimuti cahaya dari puncak gunung juga memperindah adegan penting di mana perasaan kedua tokoh utama saling bertautan.

    👉Tur Malam Berkilau Nagasaki Inasayama, Glover Garden, Shianbashi

    • Akses:
      Sekitar 5 menit dari Stasiun Ropeway Fuchi Jinja ke puncak gunung (jika menggunakan ropeway)
      Sekitar 8 menit dari Stasiun Slope Car Inasayama Chūfuku ke puncak gunung (jika menggunakan slope car)

    Mau merasakan dunia karya besar dengan berkeliling lokasi syuting di Nagasaki?

    Jika kamu berjalan di tempat-tempat di mana adegan mengharukan dari film atau drama diambil, kenangan cerita tersebut akan terasa hidup kembali. Mulai dari sudut kota yang terasa seperti di luar negeri hingga pulau-pulau terpencil dengan alam yang indah, Nagasaki memiliki banyak tempat di mana kamu bisa merasakan seolah-olah menjadi tokoh utama dalam cerita. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menciptakan kenangan indah kamu sendiri di Nagasaki.

    🏨Pesan akomodasi di JAPANiCAN!👉Klik di sini

    Daftar Isi

    Survey[Survei] Liburan ke Jepang







    Recommend