Rasakan Suasana Resor di Pulau Shodoshima! Rekomendasi Model Perjalanan 2 Hari untuk Menikmati Segalanya Mulai dari Spa dengan Pemandangan Spektakuler hingga Tempat Wisata

Rasakan Suasana Resor di Shodoshima! Model Kursus 2 Hari Menikmati Pemandangan Indah Spa hingga Tempat Wisata
Michi-no-Eki Shodoshima Olive Park

ShikokuPrefektur Kagawa terdapat Pulau Shodoshima yang mengapung di Laut Pedalaman Seto. Hanya dapat diakses dengan kapal, perjalanan dengan kapal juga merupakan salah satu daya tarik wisata Shodoshima.

Di dalam pulau, terdapat pemandangan alam yang indah, suasana pulau yang masih mempertahankan nuansa tradisional, serta hotel spa dengan pemandangan spektakuler yang baru dibuka, sehingga banyak tempat menarik baik yang baru maupun lama. Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan contoh rute wisata Shodoshima yang wajib dikunjungi dengan menggunakan bus. Nikmatilah suasana resor yang dikelilingi laut dan langit yang luas dan tenang, serta rasakan relaksasi dan isi ulang energi kamu!

Di mana Shodoshima? Prefektur apa?

Shodoshima Angel Road
Angel Road ©cubic-tt [Aerial Pulau]

Shodoshima Kankakei Daun Musim Gugur
Kankakei ©(Asosiasi Pariwisata Shodoshima)

Shodoshima adalah pulau di Prefektur Kagawa yang mengapung di Laut Pedalaman Seto, laut dalam terbesar di Jepang yang dikelilingi oleh Honshu, Shikoku, dan Kyushu. Ini adalah pulau terbesar kedua di Laut Pedalaman Seto. Dengan memanfaatkan iklim yang hangat, budidaya zaitun sangat berkembang di sini. Terdapat banyak tempat indah seperti "Kankakei", salah satu dari tiga lembah terindah di Jepang, dan "Angel Road", jalan pasir yang hanya muncul satu hingga dua kali sehari saat air laut surut. Selain itu, Shodoshima juga menjadi salah satu lokasi "Setouchi Triennale" yang diadakan setiap tiga tahun sekali, dan pada tahun penyelenggaraan, banyak wisatawan yang datang. Produk khas bersejarah seperti kecap, tsukudani, dan somen juga terkenal di sini.

Bagaimana Iklim di Shodoshima? Kapan Musim Terbaiknya?

Shodoshima Sakura
©(Asosiasi Pariwisata Shodoshima)

Shodoshima memiliki iklim Setouchi yang hangat dan sedikit hujan, dengan suhu rata-rata tahunan sekitar 16℃, tidak jauh berbeda dengan Tokyo. Musim panas tidak terlalu panas, musim dingin juga relatif hangat, sehingga disebut sebagai "Mediterania-nya Jepang" karena iklimnya yang tenang.

Musim terbaik adalah dari musim semi hingga musim panas. Pada bulan Mei hingga Juni, bunga sakura Someiyoshino dan bunga zaitun bermekaran, sedangkan pada bulan Juli hingga Agustus, buah zaitun mulai berbuah. Selain itu, di musim panas, aktivitas laut seperti SUP dan sea kayak juga populer. Musim berenang di laut biasanya sekitar Juli hingga Agustus. Karena sinar ultraviolet sangat kuat di musim panas, jangan lupa membawa kacamata hitam, topi, dan tabir surya!

Akses ke Shodoshima

Shodoshima
©(Asosiasi Pariwisata Shodoshima)

Satu-satunya cara untuk menyeberang ke Shodoshima adalah dengan kapal. Dari pelabuhan di Prefektur Hyogo, Prefektur Okayama, dan Prefektur Kagawa, tersedia feri atau kapal cepat. Jika menggunakan Shodoshima Ferry dari Takamatsu ke Shodoshima (Tonosho), terdapat sekitar 15 keberangkatan setiap hari.

Dari Bandara Takamatsu ke Pelabuhan Takamatsu

Dari Bandara Takamatsu, naik "Bus Penghubung, Kotoden Bus, atau Limusin Bandara" sekitar 45 menit, turun di halte "Takamatsu Chikko Eki-mae". Lanjutkan dengan feri atau kapal cepat.

Referensi

■Jika Menggunakan Feri

Takamatsu~Tonosho: Waktu tempuh sekitar 1 jam, Dewasa 700 yen

■Jika Menggunakan Kapal Cepat

Takamatsu~Tonosho: Waktu tempuh sekitar 35 menit, Dewasa 1.400 yen

Dari Bandara Kobe ke Pelabuhan Kobe atau Pelabuhan Himeji

Jika kamu ingin pergi ke Shodoshima dari Kobe, terdapat rute dari Kobe Port Shinminato~Shodoshima Sakate atau Himeji Port~Shodoshima Fukuda. Jumlah keberangkatan, lokasi naik turun kapal, dan tujuan berbeda, jadi harap perhatikan hal ini.

Referensi

Stasiun Bandara Kobe
↓ (sekitar 18 menit) Kobe New Transit Port Island Line
Stasiun Sannomiya

Halte Bus Sannomiya Ekimae
↓ (sekitar 6 menit) Shinki Bus・Port Loop (Kamomeria Circulation)
Halte Bus Arena-mae/Shinki Bus

Kobe Port Shinminato (Dermaga ke-3)
↓ (3 jam 20~30 menit) Jumbo Ferry
Shodoshima Sakate

■Jika Menggunakan Feri

Kobe Port Shinminato―Sakate Port: Waktu tempuh 3 jam 20~30 menit, Dewasa 1.990 yen

Dari Bandara Kansai ke Pelabuhan Kobe atau Pelabuhan Himeji

Pertama, pergilah dari Bandara Kansai ke Sannomiya di Kobe. Dari sana, lanjutkan ke Kobe Port Shinminato atau Himeji Port, lalu naik feri ke Shodoshima.

Referensi

Kansai Airport Terminal 1
↓ (sekitar 5 menit) Shuttle Bus・Kansai Airport Transportation・Airport Limousine Bus
Halte Bus "Sannomiya Ekimae"

Stasiun Sannomiya
↓ (sekitar 40 menit) JR Kobe Line Shinkaisoku
Stasiun Himeji
↓ (sekitar 20 menit) Shinki Bus・Himeji Station North Exit−Himeji Port (via Enmatsu Kita)
Halte Bus "Himeji Port"

Himeji Port
↓ (1 jam 40 menit) Shodoshima Ferry
Shodoshima

■Jika Menggunakan Feri

Himeji~Fukuda: Waktu tempuh 1 jam 40 menit, Dewasa 1.900 yen

Transportasi di Pulau

Shodoshima adalah pulau terbesar kedua di Laut Pedalaman Seto, sehingga bus umum dan rental mobil sangat lengkap. Jika ingin berkeliling dengan efisien, rental mobil sangat direkomendasikan, namun jika kamu merencanakan dengan matang, kamu juga bisa berkeliling menggunakan bus umum.

Bus

Bus utama yang beroperasi di dalam Shodoshima adalah "Shodoshima Olive Bus". Terdapat 9 rute utama yang hampir mencakup semua tempat wisata. Tarif bus berkisar antara 200~500 yen tergantung jarak. Tersedia juga "Tiket Seharian" (Dewasa 1.600 yen, Anak-anak 800 yen) yang memungkinkan kamu naik semua rute sepuasnya. Tiket dapat dibeli di dalam bus Olive Bus, Pelabuhan Ikeda, toko di dalam kapal Jumbo Ferry, dan lainnya.

Rental Mobil

Jika kamu bisa mengemudi, rental mobil juga sangat direkomendasikan. Karena tempat wisata tersebar di seluruh pulau, menggunakan rental mobil akan membuat perjalanan kamu lebih efisien. Toko rental mobil banyak terdapat di sekitar pelabuhan utama "Pelabuhan Tonosho".

Disarankan untuk memesan lebih awal. Sebagai contoh, di Shodoshima Kanko Rent-a-Car, harga bervariasi tergantung jenis mobil, mulai dari 4.500 yen untuk 4 jam, dan mulai dari 9.900 yen untuk 24 jam.

Sewa Sepeda (Share Cycle)

Layanan share cycle "HELLO CYCLING" memungkinkan kamu membuka kunci sepeda melalui aplikasi khusus dan bebas meminjam atau mengembalikan sepeda di stasiun yang tersebar di seluruh pulau. Layanan ini mudah digunakan untuk waktu singkat dan sangat praktis sebagai alat transportasi selama berwisata. Terdapat sekitar 50 titik share cycle, terutama di bagian selatan pulau. Kamu dapat memilih antara sepeda listrik, e-Bike, tipe sport, atau city cycle, namun karena pulau ini banyak tanjakan dan turunan, sepeda listrik sangat direkomendasikan! Untuk city cycle, tarif hingga 12 jam adalah 2.000 yen, sedangkan tipe sport hingga 12 jam adalah 3.000 yen.

Menikmati Suasana Resort di Shodoshima! Rekomendasi Model Itinerary 2 Hari

Michi-no-Eki Shodoshima Olive Park

Shodoshima adalah pulau yang menawarkan suasana resor. Laut Seto Inland yang tenang, perbukitan zaitun, pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan, serta hotel-hotel dengan pemandangan laut yang luar biasa, semuanya tersedia di sini. Berikut kami perkenalkan model course perjalanan 1 malam 2 hari yang mencakup tempat-tempat utama!

Hari 1 - Naik feri dari Takamatsu ke Pelabuhan Tonosho.

Naik feri dari Takamatsu pukul 10:00 dan tiba di Pelabuhan Tonosho, Shodoshima pukul 11:00. Daya tariknya adalah kamu bisa menikmati pemandangan Laut Seto Inland selama perjalanan.

↓ Pukul 11:30 naik bus "Shodoshima Olive Bus Sakate Line arah Sakate Higashi" di halte "Tonosho Port"
(Perjalanan sekitar 30 menit, turun di halte "Olive Park Entrance" pukul 11:58)
※Bagasi dapat dititipkan gratis di kantor Memorial Museum (08:30–17:00)

Hari 1 - Michi-no-Eki Shodoshima Olive Park (Sekitar 2,5 jam termasuk makan siang)

Michi-no-Eki Shodoshima Olive Park

Michi-no-Eki Shodoshima Olive Park

Di sebuah bukit kecil yang menghadap Laut Seto Inland, terdapat Michi-no-Eki dengan kebun zaitun yang luas. Sekitar 2.000 pohon zaitun dan berbagai tanaman herbal ditanam di sini. Ada "Olive Memorial Museum" tempat kamu bisa belajar sejarah zaitun, serta "Flower and Fragrance Garden" yang menanam sekitar 120 jenis herbal. Jangan lewatkan juga pohon zaitun tertua di Jepang yang berusia sekitar 100 tahun.

Untuk makan siang, kunjungi "Olivas" yang menawarkan menu dengan minyak zaitun produksi Shodoshima. Mulai dari persiapan hingga penyajian, hanya menggunakan minyak zaitun dari Shodoshima!

Michi-no-Eki Shodoshima Olive Park
Michi-no-Eki Shodoshima Olive Park

Ada set lokasi "Guchokipan Bakery" yang digunakan saat syuting film live-action "Kiki's Delivery Service". Di dalam taman, kamu boleh membawa "sapu ajaib" yang bisa dipinjam gratis di Olive Memorial Museum. Jangan lupa berfoto di bukit dengan "Kincir Angin Gaya Yunani" yang menawarkan pemandangan indah! Selain itu, ada juga kotak pos berwarna zaitun dan monumen buku raksasa setinggi 3 meter bernama "Buku Permulaan". Banyak spot foto lucu di sini!

Michi-no-Eki Shodoshima Olive Park

  • Alamat: 1941-1 Nishimura Ko, Shodoshima-cho, Shozu-gun, Kagawa
  • Akses: Turun di halte "Olive Park Entrance", jalan kaki sekitar 5–7 menit
  • Jam operasional: 08:30–17:00
  • Tutup: Tidak ada hari libur
  • HP: https://www.olive-pk.jp/

↓ Pukul 14:38 naik "Shodoshima Olive Bus Minami Mawari Fukuda Line arah Pelabuhan Fukuda" di halte "Olive Park Entrance"
(Perjalanan sekitar 11 menit, turun di halte "Yasuda" pukul 14:49, lalu jalan kaki 3 menit)

Hari 1 - edit x seven Setouchi Shodoshima (Penginapan)

edit x seven Setouchi Shodoshima

edit x seven Setouchi Shodoshima

Hotel baru yang baru saja dibuka pada Maret 2026. Daya tarik utamanya adalah lokasinya yang memungkinkan kamu menikmati pemandangan Laut Pedalaman Seto (Seto Inland Sea) secara menyeluruh. Salah satu sorotan utamanya adalah spa termal otentik pertama di Shodoshima! Hotel ini memiliki fasilitas spa termal "SPA edén SETOUCHI" yang dilengkapi dengan sauna besar bergaya Finlandia untuk 20 orang, kolam air dingin bersuhu 15 derajat dengan kedalaman 1,2 meter, pemandian dalam ruangan, infinity pool, dan jacuzzi. Restoran yang memanfaatkan kekayaan alam Setouchi juga menjadi daya tarik tersendiri.

Setelah check-in, sangat direkomendasikan untuk bersantai di kamar atau spa termal sambil menikmati pemandangan laut, sehingga kamu dapat menghilangkan kelelahan perjalanan. Kamu bisa mereset kelelahan dari perjalanan dan menikmati waktu santai untuk mempersiapkan diri menghadapi wisata di hari berikutnya.

edit x seven Setouchi Shodoshima

Artikel Terkait

Day 2 - Sarapan Hotel & Check-out & Titip Bagasi di Self Locker

↓10:53 Naik bus "Tanonoura Eigamura Line" tujuan Tanonoura Eigamura dari halte bus "Yasuda"
(Perjalanan sekitar 18 menit, turun di halte bus "Tanonoura Eigamura" pukul 11:11)

Day 2 - Desa Film Dua Puluh Empat Mata (Sekitar 3 jam 30 menit termasuk makan siang)

Desa Film Dua Puluh Empat Mata
Desa Film Dua Puluh Empat Mata

Theme park dengan tema film dan sastra Jepang yang dibangun dari set lokasi film "Dua Puluh Empat Mata" yang diadaptasi dari novel terkenal karya Tsuboi Sakae. Bangunan sekolah kayu dan desa direkonstruksi sehingga pengunjung dapat merasakan suasana nostalgia Jepang pada awal era Showa. Banyak spot foto menarik, membuat kamu seolah-olah melakukan perjalanan waktu ke masa itu.

Desa Film Dua Puluh Empat Mata
Kiri: Museum Sastra Tsuboi Sakae, Kanan: Galeri Film Jepang Kinema no Iori

Desa Film Dua Puluh Empat Mata
Kiri: Galeri Matsutakeza, Kanan: Café Cinema Club

Di dalam area, kamu juga dapat menikmati pameran yang memperkenalkan dunia karya dan kehidupan pada masa itu. Di bioskop "Matsutakeza", film "Dua Puluh Empat Mata" selalu diputar (dengan subtitle Mandarin Tradisional). Selain itu, di kafe "Café Cinema Club", kamu dapat menikmati makan siang sekolah ala zaman dulu.

Desa Film Dua Puluh Empat Mata

  • Alamat: 931 Tanoura, Shodoshima-cho, Shozu-gun, Kagawa
  • Akses: Segera setelah turun di halte bus "Tanonoura Eigamura"
  • Jam Operasional: 9:00~17:00
  • Tutup: Buka setiap hari
  • HP: https://www.24hitomi.or.jp/

↓14:25 Naik bus Olive Bus Jalur Tanonoura Eigamura tujuan Pelabuhan Tonosho dari halte bus "Tanonoura Eigamura"
(Perjalanan sekitar 20 menit, turun di halte bus "Marukin-mae" pukul 14:45)

Day 2 - Museum Peringatan Kecap Marukin (Sekitar 45 menit)

Museum Peringatan Kecap Marukin
Museum Peringatan Kecap Marukin

Pembuatan kecap di Shodoshima memiliki sejarah sekitar 400 tahun. Kecap dibuat dengan metode tradisional menggunakan tong kayu. Di dalam bangunan bersejarah bergaya gassho-zukuri yang terdaftar sebagai Properti Budaya Berwujud Terdaftar, "Marukin Shoyu Memorial Museum" yang berada di dalam area tersebut memperkenalkan sejarah dan metode pembuatan kecap dengan cara yang mudah dipahami menggunakan alat-alat dan panel yang digunakan sejak era Meiji. Selain itu, kamu juga dapat mencoba pengalaman "Moromi Shibori" yaitu memeras kecap dengan mesin pemeras kecil secara manual menggunakan "moromi" dan "kain penyaring" yang benar-benar digunakan di pabrik (cara reservasi akan dikonfirmasi). Kamu juga dapat mencicipi kecap di sini!

Marukin Shoyu Memorial Museum

Di toko produk lokal, dijual "nama shoyu" (kecap mentah) yang difermentasi dalam tong kayu di gudang fermentasi alami, kecap edisi terbatas, serta "shoyu soft cream" yang memiliki cita rasa unik mirip karamel.

Marukin Shoyu Memorial Museum

  • Alamat: 1850 Noma-ko, Shodoshima-cho, Shozu-gun, Kagawa
  • Akses: Segera setelah turun di halte bus "Marukin-mae"
  • Jam operasional: 9:00~16:00
  • Harga: Dewasa (SMP ke atas) 500 yen, Anak-anak (SD) 250 yen, Balita gratis
  • Hari libur: Tahun 2026 tutup pada 9 Juni (Selasa), 16 Juni (Selasa) *Dapat berubah sewaktu-waktu
  • HP: https://marukin.moritakk.com/kinenkan/

↓15:30〜15:40 Jalan kaki sekitar 10 menit

Hari ke-2 - Shodoshima Shuzo MORIKUNI (sekitar 1 jam)

Shodoshima Shuzo MORIKUNI

Shodoshima Shuzo MORIKUNI
Shodoshima Shuzo MORIKUNI

Satu-satunya pabrik sake kecil di Shodoshima ini mengembangkan pembuatan sake dengan ragi zaitun dan juga menanam beras sake sendiri. Ciri khas sake dari Shodoshima Shuzo adalah warnanya yang kekuningan. Sake ini tidak melalui proses penyaringan karbon aktif atau pencampuran, sehingga warnanya tetap kuning keemasan seperti saat diperas. Bagian dalam toko yang direnovasi dari pabrik tsukudani berusia sekitar 70 tahun ini memiliki suasana retro yang tenang, cocok untuk bersantai. Di galeri yang terletak di area yang sama, dipamerkan alat-alat pembuatan sake dan barang-barang antik. Di CAFÉ & BAR, pada waktu bar kamu dapat menikmati set tasting sake, koktail "Samurai" yang dibuat dengan "MORIKUNI Ginjo Sake", sedangkan pada waktu kafe kamu dapat menikmati kue dan minuman buatan tangan yang menggunakan sake kasu.

Shodoshima Shuzo MORIKUNI

Shodoshima Shuzo MORIKUNI
Shodoshima Shuzo MORIKUNI

Selain itu, hanya 1 menit berjalan kaki dari MORIKUNI terdapat toko roti yang dikelola oleh pabrik sake, MORIKUNI Bakery. Roti koppe yang dibuat dengan beras sake varietas Yamada Nishiki, yang disebut "Kome Koppe", sangat direkomendasikan, terutama roti goreng yang baru matang dan anko sake kasu. Kamu juga dapat mencoba "Amazake" dan "Kopi" yang menggunakan sake kasu dari Shodoshima Shuzo dan biji kopi organik dari "Kaki San Coffee" Kagawa.

Shodoshima Shuzo MORIKUNI

  • Alamat: 1010-1 Umaki-ko, Shodoshima-cho, Shozu-gun, Kagawa
  • Akses: Sekitar 3 menit berjalan kaki dari halte bus "Umaki"
  • Jam operasional:
    • Galeri & Toko: 9:00~17:00 (Tutup: Kamis)
    • Cafe & Bar: 11:00~17:00 (LO16:30) (Tutup: Kamis)
    • MORIKUNI Bakery: 9:00~17:00 (LO16:30) (Tutup: Rabu & Kamis)
  • HP: https://www.morikuni.jp/

↓17:00〜17:15 Jalan kaki sekitar 15 menit (mengambil barang di hotel)
↓17:29 Naik Shodoshima Olive Bus rute Minami-mawari Fukuda Line tujuan Pelabuhan Tonosho dari halte bus "Yasuda"
(Perjalanan sekitar 39 menit, turun di halte bus "Pelabuhan Tonosho" pukul 18:08)
↓18:40 Berangkat dari Pelabuhan Tonosho, tiba di Pelabuhan Takamatsu dengan feri pukul 19:45

Event Internasional di Shodoshima

Setouchi Triennale

Festival seni kontemporer terbesar di Jepang yang diadakan setiap tiga tahun sekali di pulau-pulau Laut Pedalaman Seto. Nama singkatnya adalah "Setoge". Festival ini berlangsung sekitar 100 hari, dibagi menjadi tiga musim: musim semi, musim panas, dan musim gugur, sehingga kamu dapat merasakan pesona Setouchi di setiap musim. Setelah edisi ke-6 diadakan pada tahun 2025, edisi berikutnya direncanakan pada tahun 2028.

Shodoshima Olive Marathon Nasional

Lomba marathon yang diadakan setiap bulan Mei di Shodoshima, dengan dua kategori: 10 km dan half marathon. Untuk tahun 2026, acara ini dijadwalkan pada 17 Mei. Peserta akan berlari di sepanjang pantai bergaya Mediterania yang terkenal sebagai Pulau Zaitun, menikmati pemandangan kota pembuatan kecap dan panorama indah, sehingga menjadi event yang sangat populer.

Artikel Terkait

2 Oleh-oleh Wajib Beli dari Shodoshima

Oleh-oleh Wajib Beli dari Shodoshima: Zaitun
©(Ichisha) Shodoshima Tourism Association

Minyak Zaitun & Produk Zaitun

Tidak hanya minyak zaitun berkualitas tinggi seperti extra virgin olive oil yang digunakan sebagai bumbu, tetapi juga berbagai camilan berbahan zaitun seperti olive tart cookie, olive pie, olive chocolate, serta produk perawatan kulit berbahan zaitun tersedia di sini. Jika ingin mencari produk-produk berbahan zaitun, Michi-no-Eki Shodoshima Olive Park dan Tonosho Port Tourist Center menawarkan pilihan yang sangat lengkap.

Kecap Shoyu

Kecap Shodoshima terkenal dengan proses fermentasi dalam tong kayu, menghasilkan rasa umami yang dalam dan aroma yang khas. Dengan metode fermentasi alami tradisional, kecap ini memiliki aroma lembut dan rasa umami yang kuat, sangat cocok untuk sashimi, nasi dengan telur mentah, dan masakan rebus. Selain kecap, tersedia juga berbagai produk seperti es krim kecap, senbei kecap, puding kecap, serta aneka camilan dan bumbu berbahan kecap.

Daftar Isi

Survey[Survei] Liburan ke Jepang







Recommend