Mengendarai Mobil Daihatsu "Copen" di Jepang, mobil beratap terbuka yang dilengkapi dengan Electric Convertible Roof

Wah! Ada mobil mini beratap terbuka seperti ini!! – Mungkin itu yang akan dipikirkan orang-orang saat melihat Daihatsu "Copen". Di antara mobil-mobil mini Jepang yang memadukan unsur kreatif yang tak terbatas ke dalam ukuran yang dibatasi dalam panjang 3,4 m dan lebar 1,48 m sekali pun, mobil ini adalah salah satu model yang unik. Di pasar ASEAN juga dijual di Indonesia, namun sebenarnya ada tiga jenis desain yang disiapkan di Jepang. Dan, saya mencoba mengendarai mobil versi "Cero" yang bergaya klasik di jalan Jepang.
*Sayangnya, Daihatsu menghentikan penjualan mobil kei car Copen ini di Indonesia sejak Februari 2019.

Mobil beratap terbuka yang sangat menyenangkan!!

Pertama-tama, saya pergi ke Izu Hakone, daerah resort yang mudah dikunjungi dari Tokyo. Karena bisa menikmati laut dan gunung sekaligus, tempat ini sangat populer sebagai rute mengemudi.

Setelah melewati jalur tol (Shuto Expressway) yang banyak terowongan, atap mobil dibuka. Saat membuka kunci dan menekan tombol, atap disimpan dalam bagasi secara otomatis sepenuhnya. Proses itu hanya membutuhkan waktu 20 detik.

Mengemudikan Copen dengan atap terbuka sangat menyenangkan. Sebagian besar mobil beratap terbuka saat ini dirancang agar angin tidak terlalu kencang ke dalam mobil saat membuka atap, tapi Copen berbeda. Saat menambah kecepatan, angin kencang akan menyentuh wajah dan lengan dari sisi samping. Tapi, ini sangat menyenangkan.

Pagi-pagi sekali dari Hakone, saya melewati Highland Highway di Izu untuk melihat Gunung Fuji. Tapi, pada hari itu kabut pagi sangat tebal sehingga saya tidak bisa melihatnya. Namun, kabut di jalan itu sendiri punya atmosfer yang sangat fantastis. Berkendara dengan Copen, tidak hanya pemandangan, bau udara dan kicauan burung di sekitar juga langsung bisa dirasakan di dalam mobil. Kesenangan yang benar-benar berbeda dari membuka jendela di mobil biasa.

Bisa juga untuk sport driving yang sesungguhnya

Setelah itu, saya mengemudikannya di berbagai jalan Izu, seperti wilayah pantai atau pegunungan di bagian pedalaman. Dan, fitur lain mobil ini pun terlihat. Untuk standar minimalis, mobil mini ini punya sensasi sporty yang khas.

Keluaran daya maksimum mesin turbo 660 cc tidak lebih dari 64ps. Mungkin beberapa orang berpikir, “Bukankah itu lambat?” Namun, bertentangan dengan anggapan itu, Copen bisa melaju sangat kencang.

Tentu saja rasanya berbeda dengan naik mobil sport besar yang punya mesin bertenaga tinggi. Namun, tidak bergantung dengan atap yang terbuka, dengan bobot mobil seringan 870kg, bisa melaju cukup kencang. Meskipun itu melanggar hukum di Jepang, kalau kamu khawatir dengan akselerasinya, mobil ini bisa mempercepat sampai 140 km/jam dalam sekali tarik (Mobil mini Jepang dilengkapi dengan perangkat yang tidak bisa mempercepat lebih jauh!)

Ada banyak jalan sempit dua arah yang dilewati banyak mobil di daerah pegunungan Jepang. Tapi, bagi Copen yang hanya memiliki lebar 1,48 m, jalan seperti itu terasa lebih lebar dan di sana bisa jadi mobil sport yang melaju dengan bebas.

Dan yang terakhir adalah desain lampu bulat yang cantik. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada tiga jenis versi Copen yang dijual di Jepang. Tapi, nampaknya yang paling populer adalah versi Cero ini. Bagaimana? Kamu mau mobil sport mini yang imut dan menyenangkan ini?

Daftar Isi

Survey[Survei] Liburan ke Jepang







Recommend