【Tohoku Jepang】Yuk bermain dengan Akita- Inu, anjing setia Hachiko, di kota Odate!

Pembaca setia FUN! JAPAN, pernahkah kamu mendengar tentang "Akita-Inu" atau Anjing Akita? Akita-Inu adalah sejenis ras anjing berukuran besar kelahiran daerah Akita, mempunyai karakter lembut dan setia pada majikannya. Anjing jenis ini sangat terkenal hingga dapat ditemukan di beberapa negara Barat. Yang membuatnya terkenal di luar Jepang, bermula dari kisah anjing "Hachiko", yang mana kamu dapat menemukan patungnya di depan Stasiun Shibuya, Tokyo. Kali ini redaktur FUN! JAPAN tidak akan membahas pengetahuan tentang Akita-Inu ini, akan tetapi akan mengupas beberapa tempat di kota Odate, tempat di mana kamu dapat bertemu bahkan berinteraksi dengan Akita-Inu ini. 

Sekilas Tentang Akita Inu, Yang Ditunjuk Menjadi Monumen Alam Nasional 

Dari 13 ras anjing Jepang, yang ditetapkan sebagai monumen alam nasional hanyalah 6 jenis, yaitu Shiba Inu (柴犬), Kai-Ken (甲斐犬 / 山梨) dari Yamanashi, Kishu-Ken (紀州犬) dari Mie, Wakayama, Shikoku-Ken (Shikoku Ken) dari daerah Shikoku, Hokkaido-Ken (北海道犬) dan Akita InuSelain itu, hanya Akita Inu adalah satu-satunya jenis anjing berukuran besar. Nenek moyang Akita Inu adalah anjing pemburu yang disebut 'Akita Matagi Inu / 秋田マタギ犬', yang berukuran lebih kecil dari Akita Inu dan memiliki penampilan yang sama sekali berbeda. Sejak zaman Edo (1603-1868), adu anjing telah populer di Akita, sehingga Odate dan Noshiro, yang terletak di Jepang bagian utara itu, menjadi tempat pembiakan anjing yang merupakan petarung yang kuat. Ras anjing ini kemudian dinamai 'Odate Inu / 大館犬', diposisikan sebagai nenek moyang Akita Inu.

Kemudian, sebagai akibat dari perkawinan silang berulang kali dengan ras lain karena masuknya ras Barat ke Jepang, pada akhir periode era Meiji Akita Inu untuk beberapa waktu berada di ambang kepunahan . Namun, pada era Taisho (1912-1926), minat terhadap Akita Inu meningkat lagi. Dan sejak didirikannya Masyarakat Pelestarian Akita Inu pada awal periode Showa, Kota Odate telah berkomitmen untuk melestarikan ras anjing Akita Inu.

Cara Membedakan Akita Inu dan Shiba Inu

Karena kemiripan antara kedua ras ini, Anjinga Akita dan Anjing Shiba sering tertukar, karena kedua ras ini memiliki fitur yang sama, seperti warna bulu coklat (merah) dan putih, telinga tegak dan ekor keriting. Dan karena orang lebih banyak memiliki Anjing Shiba daripada Anjing Akita, ini adalah kejadian sehari-hari bagi orang-orang mengira Anjing Shiba ketika bertemu dengan Anjing Akita.

Namun demikian, apabila keduanya ditempatkan berdampingan, seperti pada foto di atas, perbedaan bentuk tubuh tampak jelas. Anjing Akita ukuran dan tingginya lebih besar dari dua kali daripada Anjing Shiba.

Jika kamu melihatnya lebih dekat, kamu juga bisa melihat perbedaan pada wajah mereka. Meskipun mereka memiliki telinga tegak yang sama, telinga Anjing Akita berbentuk segitiga, dengan bagian wajah yang terkonsentrasi dan mata kecil yang terkulai. Di sisi lain, telinga Anjing Shiba memanjang dan bagian wajahnya tidak terkonsentrasi pada satu titik. Secara keseluruhan, ekspresi wajah Anjing Akita lebih tenang dan kalem, sedangkan Anjing Shiba lebih nakal dan lincah.


Terlebih lagi, anjing Akita muda memiliki telinga yang terkulai, tetapi saat mereka tumbuh besar, telinga mereka menjadi tegak. Ini juga merupakan cara termudah untuk membedakan antara Anjing Akita muda dan Anjing Shiba muda.

Warna bulu dan jenis anjing Akita-Inu

Anjing Akita memiliki empat warna bulu: coklat, putih, motif harimau, dan coklat wijen. Yang paling umum adalah warna coklat, yang sering  disalahartikan sebagai anjing Shiba. Anjing Akita 'Motif Harimau' dicirikan oleh bulunya yang berwarna putih bercampur hitam. Motif yang paling umum adalah motif harimau merah, hitam dan marmer. Putih adalah satu-satunya warna monokromatik pada anjing Akita, tetapi jumlahnya tidak begitu banyak. Warna hidung juga merah muda, karena warna bagian wajah yang membutuhkan pigmentasi menjadi lebih terang. Akita Inu berwarna coklat wijen,sekarang jarang ditemukan dan merupakan jenis yang sangat langka.

Anjing Akita standar mempunyai bulu yang pendek, tetapi kadang-kadang lahir dengan berbulu panjang, seperti Wasao, yang merupakan kepala stasiun turis di Stasiun Ajigasawa di Prefektur Aomori ketika ia pergi ke surga pada tahun 2020. Kisah ikatan hangat antara Wasao /わさお, dengan bulu panjang putihnya yang langka, dan pemiliknya dibuat menjadi sebuah film, dan ia pun langsung menjadi terkenal. Namun, menurut definisi Akita Inu Preservation Society, Akita Inu yang berbulu panjang sebenarnya tidak memenuhi persyaratan ras murni. Meskipun demikian, semakin Wasao menjadi terkenal, semakin banyak orang yang tertarik pada pesona unik Akita Inu berbulu panjang. Namun demikian, Akita Inu berbulu panjang adalah jenis yang langka.

Selain 'Akita Inu', yang berasal dari Jepang dan telah menarik banyak perhatian, ada juga ras 'American Akita' di Eropa dan Amerika Serikat. Nenek moyang Akita Amerika adalah Akita Inu yang dibawa kembali ke Amerika Serikat setelah Perang Dunia II. Penampilannya sangat berbeda dari ras Jepang dan telah menjadi jenisnya sendiri.

Anjing Setia Hachiko, Yang Mendapat Pengakuan Di Seluruh Dunia

Akita Inu menjadi terkenal di seluruh dunia karena 'Anjing Setia Hachiko' / 忠犬ハチ公. Pada saat itu, Hachiko pergi ke Stasiun Shibuya setiap hari untuk bertemu dengan majikannya, Dr Ueno, dalam perjalanan pulang ke rumah, dan suatu hari Mr Ueno meninggal mendadak karena pendarahan otak. Selama sepuluh tahun berikutnya, Hachiko menunggu kembalinya tuannya setiap hari, dan pada bulan Maret 1923, ia pergi menemui majikannya yang menunggunya di surga. Setelah ia menyumbangkan artikel tentang Hachiko ke sebuah surat kabar, nama "Anjing Setia Hachiko" langsung menyebar ke seluruh Jepang. Belakangan, kisah nyata yang menginspirasi ini dijadikan film dan bahkan dibuat ulang oleh Hollywood. Berkat hal ini, Akita Inu booming lagi di negara-negara Barat. Patung perunggu Hachiko juga telah dipasang di depan pintu masuk Stasiun Shibuya, di mana ia menunggu pemiliknya dan telah menjadi simbol Shibuya.

Yuk mari berkunjung ke tempat kelahiran Akita Inu untuk bertemu dengannya!

Kota Odate di Prefektur Akita adalah tempat kelahiran Akita Inu, yang mana Hachiko juga lahir di sini. Meskipun ini adalah tempat sakral bagi Akita Inu, Kamu tidak bisa begitu saja bertemu dengan mereka di jalanan. Jika kamu ingin bermain dengan anjing-anjing lucu, kamu harus pergi ke tempat tertentu. ......

Akita Inu no Sato / 秋田犬の里

Foto milik Federasi Pariwisata Akita.

Akita Inu no Sato / 秋田犬の里, yang terletak di depan Stasiun JR Odate, adalah fasilitas yang dibangun oleh Kota Odate untuk memperkenalkan tentang karakteristik dan sejarah Akita Inu. Patung perunggu Hachiko juga ditempatkan di pintu masuk fasilitas ini. Di dalam museum, pengunjung tidak hanya dapat melihat pameran tentang Akita Inu, tetapi juga gerak-gerik lucu Akita Inu melalui kaca di Ruang Pameran Akita Inu yang berukuran besar. Selain itu, staf dapat menuntun anjing di depan kaca jendela dan mengambil foto mereka sambil ditenangkan oleh ekspresi wajah mereka yang polos (tidak diperbolehkan menggunakan flash). Sesekali, pengunjung juga bisa melihat anjing Akita berjalan-jalan dengan lincah.

Informasi

  • Nama tempat:Akita Inu no Sato  / 秋田犬の里
  • Alamat:1-13-1, Oonari-cho, kota Odate, prefektur Akita
  • Akses:Depan Stasiun Odate 
  • Jam Operasional:09:00〜17:00、 Ruang Pameran Akita Inu :  09:30〜16:45
  • Tutup:31 Desember, 1 Januari, Tutup untuk Ruang Pameran Akita Inu : Setiap Senin , Jika Senin tanggal merah, maka akan tutup di hari berikutnya

Akita Inu Kaikan / 秋田犬会館

Akita Inu Kaikan adalah markas besar dari Akita Inu Preservation Society, dan patung perunggu Hachiko juga terlihat di depan pintu masuk.

Patung perunggu Hachiko di sini menghadap ke arah tempat kelahirannya dan dinamai 'Bōkyō no Hachikō-zō'/ 望郷のハチ公像. Pada hari kerja, di lantai dasar kantor Preservation Society, pengunjung disambut oleh dua ekor anjing Akita. Kadang-kadang seekor anjing muda yang lucu juga datang berkunjung. Jika ingin tahu lebih banyak tentang Akita Inu, silakan kunjungi Museum Akita Inu di lantai tiga.

Informasi

  • Nama tempat:Akita Inu Kaikan / 秋田犬会館
  • Alamat:13-1, Sannomaru, kota Odate, prefektur Akita
  • Akses:Berjalan kaki sekitar 15 menit dari Stasiun JR Odate 
  • Jam Operasional:09:00〜16:00
  • Tutup:28 Desember, ~ 3 Januari, 13 Agustus sore hari 
  • Harga Tiket Masuk:Orang dewasa ¥200, anak-anak ¥100

Furusawa Onsen

Rekomendasi tempat kali ini adalah Furusawa Onsen / ふるさわおんせん. Di ryokan onsen kecil ini, adalah terdapat anjing Akita yang super imut, yaitu Haru dan Hana. Mereka berada di sini setiap hari, menantikan kunjunganmu. Sang ibu, Haru, memiliki ekspresi yang elegan, sedangkan putrinya, Hana, memiliki wajah yang imut dan polos. Kami merekomendasikan untuk menginap di sini semalam dan menikmati hidangan makanannya dan mata air panas sambil bermain dengan anjing Akita.

Informasi

  • Nama tempat:Furusawa Onsen / ふるさわおんせん
  • Alamat:27, Niizuna, kota Odate, prefektur Akita
  • Akses : Naik taksi sekitar 7 menit dari Stasiun JR Odate 
  • Tutup : Setiap Selasa

Daftar Isi

Survey[Survei] Liburan ke Jepang







Recommend