"My Neighbor Totoro", "Whisper of the Heart", "5 Centimeters per Second" Jelajahi Lokasi Syuting. 10 Pilihan Tempat Anime dengan Keindahan Sakura

  • 20 Peb 2026
  • Q.N

Karya-karya Studio Ghibli yang terkenal seperti "My Neighbor Totoro" dan "Whisper of the Heart", serta film karya Makoto Shinkai "5 Centimeters per Second", menampilkan lokasi sakura nyata sebagai model dalam banyak anime populer.

Mengalami berjalan di bawah sakura yang sedang mekar penuh sambil mengenang adegan-adegan mengharukan tersebut memberikan sensasi istimewa yang berbeda dari sekadar berwisata biasa. Pada artikel ini, kami akan memperkenalkan 10 lokasi anime dengan pemandangan sakura yang indah. Bagaimana jika coba perjalanan "Sakura x Tempat Suci Anime" untuk menikmati musim semi khas Jepang sambil merasakan dunia anime?

*Sebagian dari penjualan atau reservasi produk yang diperkenalkan dalam artikel ini dapat dikembalikan kepada FUN! JAPAN.

My Neighbor Totoro|Sayama Hills (Saitama & Tokyo

Sumber: Animate 

"My Neighbor Totoro" adalah karya Studio Ghibli yang disutradarai oleh Hayao Miyazaki dan dirilis pada tahun 1988. Berlatar Jepang pada era Showa 30-an, kisah hangat ini menceritakan tentang dua gadis, Satsuki dan Mei, yang bertemu makhluk misterius bernama Totoro. Salah satu lokasi yang disebut-sebut menjadi model dari karya yang dicintai di seluruh dunia ini adalah Perbukitan Sayama yang membentang di Prefektur Saitama dan Tokyo.

Perbukitan Sayama, yang dikenal sebagai "Hutan Totoro", terletak sekitar 30 km dari pusat kota Tokyo dan merupakan area berharga yang masih menyimpan kekayaan alam. Banyak penggemar yang datang untuk merasakan suasana hutan seperti yang muncul dalam film. Jika kamu berjalan di jalur pejalan kaki, pemandangan yang seolah-olah Satsuki dan Mei berlari melintasinya akan terbentang di depan mata kamu.

Danau Sayama Foto: Prefektur Saitama 

Sakura di Perbukitan Sayama memiliki pesona keindahan alami yang sederhana, berpadu dengan hijaunya alam. Khususnya di sekitar Danau Sayama, merupakan salah satu spot sakura terbaik di Kota Saitama. Berbagai jenis sakura seperti Somei Yoshino, Yamazakura, dan Oshima-zakura ditanam di sini, sehingga kamu dapat menikmati beragam pemandangan musim semi.

Selain itu, di sekitar Taman Hijau Hachikokuyama, kamu bisa berjalan santai sambil menikmati pemandangan sakura. Area ini sangat cocok bagi kamu yang ingin menghindari keramaian tempat wisata dan menikmati sakura serta alam dengan tenang di udara pedesaan yang damai.

Perbukitan Sayama

  • Akses: Sekitar 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Shimo-Yamaguchi
  • Waktu terbaik melihat sakura: Akhir Maret hingga awal April

👉Beli merchandise "My Neighbor Totoro" di sini [Animate]

Whisper of the Heart|Seiseki Sakuragaoka (Tokyo)

Sumber: Animate 

Dirilis pada tahun 1995, "Whisper of the Heart" adalah karya Studio Ghibli yang disutradarai oleh Yoshifumi Kondo. Cerita remaja ini mengikuti Shizuku Tsukishima, seorang siswi SMP, yang bertemu dengan Seiji Amasawa melalui buku dan tumbuh dewasa. Pemandangan wilayah Tama di Tokyo yang digambarkan dengan detail masih terus memikat banyak penggemar hingga kini.

Area sekitar Stasiun Keio Line "Seiseki-Sakuragaoka" dikatakan menjadi model latar tempat dalam karya tersebut. Dalam cerita, ada adegan yang berkesan di mana Shizuku mengejar kucing, menaiki jalan menanjak dari depan stasiun, dan menuju perpustakaan. Jalan menanjak itu diyakini terinspirasi dari "Irohazaka" yang benar-benar ada.

 
Irohazaka
Irohazaka

Sesuai dengan nama stasiunnya, Seiseki-Sakuragaoka, daerah ini dikenal sebagai tempat terkenal untuk melihat bunga sakura. Khususnya di Taman Sakuragaoka, sekitar 450 pohon sakura bermekaran, menciptakan pemandangan indah yang harmonis dengan hijaunya alam. Di sepanjang Irohazaka juga terdapat deretan pohon sakura, sehingga kamu bisa merasakan pengalaman istimewa di mana dunia anime dan kenyataan saling bertemu.

Seiseki-Sakuragaoka

  • Akses: Jalan kaki 10-15 menit dari Stasiun Seiseki-Sakuragaoka
  • Waktu terbaik melihat sakura: Akhir Maret hingga awal April

👉Beli merchandise "Whisper of the Heart" di sini【Animate】

Your Lie in April|Oizumi Gakuen Dori & Taman Shakujii (Tokyo)

Your Lie in April
Sumber: Animate 

"Your Lie in April" adalah anime yang diadaptasi dari manga karya Naoshi Arakawa. Anime ini tayang pada tahun 2014 dan menggambarkan kisah remaja penuh haru antara pianis jenius Kousei Arima dan pemain biola Kaori Miyazono. Sesuai judulnya, bunga sakura menjadi motif penting dalam cerita ini.

 
Taman Shakujii
Taman Shakujii

Pemandangan yang muncul di episode 1 dan 22 sangat mirip dengan deretan pohon sakura di Oizumi Gakuen Dori, yang terletak tepat di utara Stasiun Oizumi Gakuen di jalur Seibu Ikebukuro, sehingga diduga menjadi modelnya.

Selain itu, banyak penggemar merasa bahwa bunga sakura yang muncul di awal episode 1, saat Kaori berjalan di kota sambil mengejar kucing hitam, mirip dengan sakura di Taman Shakujii. Di Taman Shakujii, sakura yang terpantul di permukaan danau sangat indah, dan menikmati sakura dari atas perahu juga sangat istimewa.

Meski tidak muncul dalam anime, deretan pohon sakura di sepanjang Sungai Shakujii juga sangat indah. Deretan sakura di sepanjang Sungai Meguro di Nakameguro, yang terkenal di pusat Tokyo, sangat ramai saat musim sakura, namun di sepanjang Sungai Shakujii kamu bisa menikmati sakura dengan lebih tenang.

Oizumi Gakuen Dori

  • Akses: Segera setelah keluar dari Stasiun Oizumi Gakuen
  • Waktu terbaik melihat sakura: Akhir Maret hingga awal April

Taman Shakujii

  • Akses: Jalan kaki 10 menit dari Stasiun Shakujii Koen
  • Waktu terbaik melihat sakura: Akhir Maret hingga awal April

👉Beli merchandise "Your Lie in April" di sini [Animate]

5 Centimeters per Second|Sekitar Taman Sangubashi (Tokyo)

5 Centimeters per Second
Sumber: Animate 

"5 Centimeters per Second" adalah karya yang disutradarai oleh Makoto Shinkai dan dirilis pada tahun 2007. Dengan tema kecepatan jatuhnya kelopak bunga sakura, film ini merupakan rangkaian animasi pendek yang menggambarkan jarak hati antara pria dan wanita yang saling bersilang jalan dengan sangat halus. Karya ini adalah salah satu mahakarya Shinkai yang terkenal dengan latar belakangnya yang indah.

 
Perlintasan Sangubashi No.3 Jalur Odakyu
Perlintasan Sangubashi No.3 Jalur Odakyu

Perlintasan kereta yang dikatakan menjadi model untuk perlintasan dalam Episode 1 "Oukashou" muncul di dekat Stasiun Sangubashi Jalur Odakyu. Adegan perpisahan antara tokoh utama Takaki dan Akari di tengah hujan kelopak sakura adalah salah satu adegan ikonik dari karya ini, yang membekas dalam hati banyak penggemar.

Selain itu, jalan pulang sekolah kedua tokoh tersebut diduga terinspirasi dari area sekitar Taman Sangubashi. Di dalam taman, berbagai jenis pohon sakura seperti Someiyoshino dan Kawazu-zakura ditanam, sehingga meskipun berada di pusat kota, tempat ini menawarkan suasana tenang di mana kamu dapat menikmati waktu musim semi dengan santai.

Taman Yoyogi yang terletak di dekatnya juga dikenal sebagai salah satu tempat melihat sakura terbaik di Tokyo, sehingga sangat direkomendasikan untuk mampir sekaligus.

Sekitar Taman Sangubashi

  • Akses: 2 menit jalan kaki dari Stasiun Sangubashi
  • Waktu terbaik melihat sakura: Akhir Maret hingga awal April

👉Beli merchandise "5 Centimeters per Second" di sini【Animate】

Chihayafuru|Kuil Omi Jingu (Prefektur Shiga) 

Sumber: Animate 

"Chihayafuru" adalah karya manga oleh Yuki Suetsugu yang mengisahkan masa muda para siswa SMA yang mendalami karuta kompetitif. Sejak diadaptasi menjadi anime pada tahun 2011, film live action-nya juga menjadi hit besar. Karya ini merupakan perpaduan luar biasa antara budaya tradisional Jepang dan semangat olahraga.

Kuil Omi Jingu, yang dikenal sebagai tempat suci karuta kompetitif, setiap tahun menjadi lokasi diadakannya "Pertandingan Penentuan Gelar Meijin & Queen Karuta". Tempat ini sering muncul dalam karya tersebut dan memiliki makna khusus bagi para penggemar.

Di dalam area Kuil Omi Jingu, banyak pohon sakura ditanam, dan kontras antara gerbang merah dan bunga sakura sangat indah. Terutama deretan pohon sakura di jalan menuju kuil sangat memukau, menghadirkan suasana unik yang memadukan dunia Hyakunin Isshu dan keindahan sakura.

Kuil Omi Jingu

  • Akses: 9 menit jalan kaki dari Stasiun Omi Jingu-mae
  • Waktu terbaik melihat sakura: Akhir Maret hingga awal April

👉Beli merchandise "Chihayafuru" di sini [Animate]

Yuru Camp△|Kota Kawazu (Prefektur Shizuoka

Sumber: Animate 

"Yuru Camp△" adalah manga karya Afro yang mengisahkan para siswi SMA yang menikmati kegiatan berkemah. Sejak diadaptasi menjadi anime pada tahun 2018, karya ini menjadi pemicu tren berkemah di Jepang. Banyak lokasi perkemahan dan tempat wisata indah yang benar-benar ada di dunia nyata juga muncul dalam anime ini.

Lokasi yang menjadi model "Festival Sakura Kawazu" yang muncul di episode 10 musim kedua anime ini adalah Kota Kawazu di Distrik Kamo, Prefektur Shizuoka. Kota ini terletak di pesisir timur Semenanjung Izu dan dikenal sebagai kota dengan iklim hangat serta alam yang melimpah.

 
Festival Kawazu

Kota Kawazu adalah tempat asal "Kawazu-zakura", jenis bunga sakura yang terkenal karena mekarnya lebih awal. Ini adalah salah satu tempat di Honshu di mana kamu dapat menikmati bunga sakura lebih awal dari biasanya. Ciri khasnya adalah bunga berwarna merah muda pekat, menciptakan pemandangan yang lebih meriah dan berbeda dari Somei Yoshino pada umumnya. Di sepanjang Sungai Kawazu, sekitar 850 pohon Kawazu-zakura bermekaran, dan di seluruh kota terdapat sekitar 8.000 pohon sakura yang bisa dinikmati, menjadi daya tarik utama kawasan ini.

Kota Kawazu

  • Akses: 20 menit berjalan kaki dari Stasiun Kawazu
  • Waktu terbaik melihat sakura: Awal hingga akhir Februari

👉Beli merchandise "Yuru Camp△" di sini [Animate]

Re:Zero -Starting Life in Another World-| Gongendō Tsutsumi (Prefektur Saitama

Sumber: Animate 

"Re:Zero -Starting Life in Another World-" adalah anime yang diadaptasi dari light novel karya Tappei Nagatsuki. Sejak diadaptasi menjadi anime pada tahun 2016, karya ini menjadi salah satu perwakilan genre isekai yang sangat populer. Ceritanya berfokus pada kemampuan "Return by Death" milik sang protagonis, Subaru Natsuki, yang menghadirkan ketegangan luar biasa. 

Terowongan sakura di Gongendo, Saitama

Tanggul Gongendo di Kota Satte, Prefektur Saitama, menjadi perbincangan di kalangan penggemar sebagai model deretan pohon sakura yang muncul di adegan penting dalam anime ini. Terowongan sakura sepanjang sekitar 1 km ini mengingatkan pada latar belakang indah yang digambarkan dalam animenya.

Pemandangan spektakuler sekitar 1.000 pohon Somei Yoshino yang berjajar di sepanjang tanggul sangat memukau. Kontras warna merah muda sakura dan kuning bunga nanohana yang mekar bersamaan sangat indah, sehingga dikenal sebagai "pemandangan sakura dan nanohana terbaik". Selama "Festival Sakura Satte", banyak stan makanan bermunculan, menciptakan suasana yang meriah.

Tanggul Gongendo

  • Akses: Sekitar 15 menit naik bus Asahi dari Stasiun Satte menuju "Goka Town Hall", turun di pintu masuk Gongendo dan langsung berjalan kaki
  • Waktu terbaik melihat sakura: Akhir Maret hingga awal April

👉Beli merchandise "Re:Zero -Starting Life in Another World-" di sini【Animate】

I Want to Eat Your Pancreas|Jembatan Saiwai (Prefektur Fukui

Sumber: Animate 

"I Want to Eat Your Pancreas" adalah anime yang diadaptasi dari novel karya Yoru Sumino. Film animasi ini dirilis pada tahun 2018 dan mengangkat tema kehidupan, kematian, dan persahabatan yang mengharukan, membuat banyak penonton meneteskan air mata. Adegan sakura yang indah menjadi salah satu ciri khas karya ini.

Jembatan Saiwai di Kota Fukui, Prefektur Fukui, diyakini sebagai model lanskap yang muncul dalam cerita, bahkan digambarkan di sampul novel aslinya.

 
Deretan sakura di tepi Sungai Asuwa, Fukui

Area sekitar jembatan dikenal sebagai "Deretan Sakura Sungai Asuwa", salah satu tempat terkenal untuk melihat sakura. Di kedua sisi Sungai Asuwa sepanjang sekitar 2,2 km, sekitar 600 pohon sakura berjajar, dan kawasan ini juga terpilih sebagai salah satu dari "100 Tempat Sakura Terbaik di Jepang". Pemandangan deretan sakura yang terlihat dari Jembatan Saiwai benar-benar mengingatkan pada adegan dalam karya tersebut.

Jembatan Saiwai

  • Akses: 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Fukui
  • Waktu terbaik melihat sakura: Awal hingga pertengahan April

👉Pembelian barang resmi "Kimi no Suizou wo Tabetai" dapat dilakukan di sini【Animate】

Hibike! Euphonium|Keage Incline (Prefektur Kyoto) 

Sumber: Animate 

"Hibike! Euphonium" adalah karya yang diadaptasi dari novel karya Ayano Takeda. Berlatar di klub musik tiup SMA di Kyoto, anime ini menggambarkan semangat muda dan kecintaan pada musik, dan sejak diadaptasi menjadi anime pada tahun 2015, tetap memiliki banyak penggemar setia. Karya ini juga terkenal karena penggambaran detail pemandangan nyata di Kyoto.

Keage Incline dulunya adalah bekas jalur kereta miring yang digunakan untuk mengangkut kapal di Kanal Biwa. Saat ini, jalurnya sudah tidak digunakan, namun bekas rel sepanjang sekitar 582 meter telah diubah menjadi jalur pejalan kaki, dan juga muncul di opening musim kedua anime. Tempat ini merupakan spot sakura tersembunyi yang terkenal di Kyoto, dan banyak penggemar yang datang berkunjung.

Sekitar 90 pohon sakura Somei Yoshino yang ditanam di kedua sisi rel akan mekar penuh, menciptakan pengalaman magis seolah-olah berjalan di dalam terowongan sakura. Suasana unik dari bekas jalur kereta yang berpadu dengan keindahan sakura menghadirkan pemandangan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Keage Incline

  • Akses: 10 menit jalan kaki dari Stasiun Keage
  • Waktu terbaik melihat sakura: Akhir Maret hingga awal April

👉Pembelian barang resmi "Hibike! Euphonium" dapat dilakukan di sini [Animate]

Tsuki ga Kirei|Sungai Shingashi & Jembatan Hikawa (Prefektur Saitama

Sumber: Animate

"Tsuki ga Kirei" adalah anime orisinal yang tayang pada tahun 2017. Cerita remaja yang menggambarkan kisah cinta pertama antara Azumi Kotarou dan Mizuno Akane, siswa kelas 3 SMP, dengan sangat lembut. Pemandangan indah Koedo Kawagoe digambarkan dengan apik, sehingga menjadi spot populer untuk ziarah anime.

 

Kota Kawagoe di Prefektur Saitama dikenal sebagai "Koedo" (Edo Kecil), sebuah kota bersejarah. Khususnya di sekitar Jembatan Hikawa yang melintasi Sungai Shingashi, dikatakan sering muncul dalam anime ini.

Deretan pohon sakura di sepanjang Sungai Shingashi berpadu dengan pantulan sakura di permukaan air dan pemandangan kota yang telah ada sejak zaman Edo, menciptakan suasana nostalgia yang indah.

Sungai Shingashi & Jembatan Hikawa

  • Akses: Sekitar 15 menit jalan kaki dari Stasiun Kawagoe
  • Waktu terbaik melihat sakura: Akhir Maret hingga akhir April

👉Pembelian barang resmi "Tsuki ga Kirei" dapat dilakukan di sini [Animate]

Bagi Pemula|Tips Menikmati Ziarah Anime di Musim Semi

Mengatasi Keramaian

Tempat terkenal untuk melihat sakura akan sangat ramai pada akhir pekan atau saat puncak mekarnya. Disarankan untuk datang pada pagi hari di hari kerja, atau sedikit sebelum atau sesudah puncak mekarnya.

Khususnya di spot terkenal di Tokyo, jika ingin mengambil foto, mungkin akan memerlukan waktu lebih lama.

Etika (Lahan Pribadi & Permukiman)

Banyak lokasi anime yang dekat dengan permukiman atau jalur sekolah. Sebagai penggemar, jangan lupa untuk tetap menghormati warga setempat.

Dilarang Masuk ke Properti Pribadi

Jangan memasuki properti pribadi. Lakukan pengambilan gambar dari jalan umum atau ruang publik, dan pastikan tidak mengganggu pejalan kaki atau kendaraan.

Perhatian di Area Permukiman

  • Jangan berisik atau membuat keributan
  • Jangan melakukan pengambilan gambar dalam waktu lama hingga menguasai tempat
  • Jangan menghalangi jalan warga setempat

Etika Saat Mengambil Gambar

  • Perhatikan agar tidak masuk ke dalam foto orang lain
  • Jika menggunakan tripod, pastikan tidak mengganggu sekitar
  • Hindari pengambilan gambar di jalan raya karena berbahaya
  • Penggunaan drone harus mematuhi peraturan masing-masing pemerintah daerah

Nikmati Musim Semi Jepang yang Dihiasi Sakura dan Anime!

Lokasi anime yang dikunjungi saat musim sakura adalah tempat istimewa di mana dunia cerita dan kenyataan saling bertemu. Mulai dari Sayama Hills di "My Neighbor Totoro" hingga Keage Incline di "Hibike! Euphonium", waktu untuk mengenang adegan-adegan terkenal di bawah sakura yang bermekaran pasti akan menjadi kenangan perjalanan yang tak terlupakan. Silakan nikmati musim semi Jepang yang dihiasi oleh sakura dan anime.

Daftar Isi

Survey[Survei] Liburan ke Jepang







Recommend