【Tata cara membayar di Jepang】 Uang tidak langsung diserahkan, tetapi ditempatkan di nampan khusus!

Bagi orang Jepang ini merupakan pengetahuan umum, tetapi tahukah kamu? Ketika membayar di toko atau restoran, kamu memberikan uang langsung kepada petugas dan kemudian mendapatkan produknya, ini sekilas terasa benar. Tapi sebenarnya, tindakan ini mungkin membuatmu merasa canggung! Inilah cara memberikan uang yang unik di Jepang. Selain itu, di situasi seperti ini jika kamu tidak dapat berkomunikasi dalam bahasa asing saat mengunjungi negara asing, mungkin kebanyakan orang memiliki pengalaman dalam mengomunikasikan niat mereka dengan "bahasa tubuh" ! Pada saat yang sama, artikel ini juga akan memperkenalkan beberapa isyarat tentang "uang".

Tidakkah mungkin untuk menyerahkan uang tunai secara langsung?!!

Mereka yang sering datang ke Jepang pasti akan menyadarinya. "Nampan koin / カルトン" ditempatkan di konter kasir restoran dan toko. Sebenarnya nampan koin itu apa? !! Nampan koin ini sebenarnya adalah tempat menaruh uang saat kamumembayar. Gunakan nampan koin ini hingga tidak perlu saling bersentuhan, dan tidak membuat suasana menjadi canggung. Selain itu, uang yang ditempatkan di nampan koin ini dapat langsung terlihat, sehingga mudah untuk dicek juga oleh staf dan mudah juga untuk diambil. Silakan cek tempat nampan koin ini saat melakukan pembayaran di Jepang! Ayo lakukan pepatah "Ikuti aturan setempat jika kamu memasuki tempat itu".

Sekilas Tentang Nampan Koin / カルトン

Salah satu etiket Jepang adalah meletakkan uang di atas "Nampan Koin". Awalnya ditempatkan dengan tujuan untuk menghitung uang tunai dengan cepat dan akurat, dan sekarang kebiasaan ini menjadi etiket umum.

Eh? menyilangkan jari seperti huruf "X" saat pembayaran, artinya bukan "tidak boleh"?  

Kamu tahu arti dari gesture menyilangkan jari seperti huruf "X"?

Eh? bukannya itu mengandung arti "Tidak perlu" atau "tidak boleh"?
Salah besar!! gesture dilakukan pelanggan kepada staf toko/restora, menunjukkan "kami sudah selesai makan silahkan dihitung kami akan membayarnya", selanjutnya kamu akan diberi bon pembayaran. Lain kali jika sedang berada di restoran di Jepang, cobalah tunjukkan gesture/ bahasa isyarat ini kepada staf toko!

Di Jepang, gesture "OK", terkadang bukan berarti "boleh?

Selama ini mungkin kamu tahu bahwa gesture dengan membuat huruf "O" pada jari adalah "OK", akan tetapi di Jepang, itu bukan berarti "OK",..jadinya artinya apa? ...........Artinya itu "UANG"! Hehehe, di luar dugaan, kan? 

Beda negara, beda pula budayanya. Sekilas terlihat biasa, namun terkadang mudah lupa saat berkunjung ke luar negeri. Lain kali saat kamu mengunjungi Jepang, catatlah agar tidak menimbulkan suasana yang canggung!

Daftar Isi

Survey[Survei] Liburan ke Jepang







Recommend