Apa sih Showa no Hi, atau Hari Showa, yang merupakan awal dari Liburan Panjang Goldenweek Jepang?

"Perubahan dari Periode Heisei ke Periode Reiwa". Merupakan sistem yang khas Jepang dimana nama tahun berubah karena pergantian Kaisar Jepang. "Showa" yang saat ini digunakan untuk nama "Hari Showa" yang telah menjadi hari libur nasional, juga menjadi salah satu periode di Jepang. Apa sih sebenarnya “Hari Showa" ini, yang merupakan salah satu hari libur nasional Jepang yang jatuh pada tanggal 29 April? Yuk mari kita simak asal-usul dan sejarahnya!

Tentang Hari Showa

"Hari Showa" ditetapkan sebagai hari libur nasional sebagai "Mengenang kembali era Showa, yang bangkit lagi setelah melalui periode yang bergejolak, dan memikirkan masa depan negara." Selama periode Showa (antara tahun 1926-1989), Perang Dunia II meletus dan bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, menjadikannya periode yang sulit bagi masyarakat Jepang. Setelah perang dunia berakhir, Jepang berangsur-angsur pulih dan berkembang secara signifikan dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Hari Showa adalah Hari Ulang Tahun Kaisar

Sebenarnya, tanggal "29 April" telah menjadi nama menjadi "Hari Showa" setelah melalui tiga nama. Hari itu adalah hari ulang tahun Kaisar Showa, dan sejak Juli 1948, ketika Undang-Undang Tentang Libur Nasional diundangkan dan diberlakukan pada hari yang sama, hingga tahun 1988 ditetapkan sebagai Hari Ulang Tahun Kaisar. Sebelumnya, ulang tahun Kaisar disebut "Tencho Setsu". Setelah Kaisar Showa wafat, ulang tahun Kaisar diubah, dan namanya diubah menjadi "Midori no Hi (11342)" karena Kaisar Showa yang mencintai alam juga aktif sebagai ahli biologi. Namun pada tahun 2007, 18 tahun setelah ditetapkannya "Midori no Hi”, namanya diubah kembali menjadi "Hari Showa". Konon kabarnya dia tidak ingin menghadapi era yang bergejolak di Showa, pemulihan ekonomi dari kekalahan dalam Perang Dunia II.

Hari Showa adalah Hari Mulainya Liburan Panjang di Jepang

Di Jepang, ada hari libur panjang beruntun yang disebut dengan Goldenweek yang berlangsung dari akhir April hingga awal Mei, dan 29 April, adalah "Hari Showa", adalah awal dari liburan panjang ini. Selain ada Hari Showa, ada juga "Hari Konstitusi" pada tanggal 3 Mei, "Midori no Hi " jatuh pada pada 4 Mei, dan "Hari Anak-anak (Kodomo no Hi)  " jatuh pada tanggal pada tanggal 5 Mei.

Mungkin diantara kamu ada yang berpikiran “Eh, kenapa "Midori no Hi”, dipindah ke tanggal 4 Mei? Alasannya adalah bahwa pada tanggal 29 April, yang awalnya merupakan "Ulang Tahun Kaisar", adalah hari biasa. Dan hal ini menyebabkan liburan Goldenweek menjadi lebih pendek dan akan berdampak besar pada kehidupan masyarakat Jepang, jadi diputuskan bahwa tanggal 4 Mei tersebut dijadikan sebagai hari libur nasional yang disebut dengan hari "Hari Hijau"/ "Midori no Hi", dan bukan hari kerja. Jadinya dengan perubahan nama ini, pada tahun 2007, "Midori no Hi" dipindahkan ke tanggal 4 Mei. Karena itu, tanggal 4 Mei, yang diapit di antara "Hari Peringatan Konstitusi" pada 3 Mei dan "Hari Anak/ Kodomo no Hi" pada 5 Mei, juga akan menjadi hari libur dan bisa menjadi hari libur panjang yang berkelanjutan.

Dapat masuk ke Showa Kinen Park secara gratis

Showa Kinen Park, sebuah taman nasional yang membentang luas di Kota Tachikawa dan Kota Akishima di Tokyo, terkenal dengan bunga sakura di musim semi dan dedaunan musim gugur di musim gugur. Dibuka pada tahun 1983 untuk memperingati ulang tahun ke-50 pemerintahan Kaisar Showa. Situs yang luas mencakup 180ha, dan berbagai fasilitas tersedia di taman. Dibagi menjadi 2 area, area gratis dan area berbayar, dan pada "Hari Showa", kamu dapat memasuki area berbayar secara gratis.

* Hanya di tahun ke-3 Reiwa (tahun 2021), hari masuk secara gratis tidak diberlakukan pada tanggal 29 April (Kamis).

Artikel Terkait:

Kumpulan Artikel Hari Libur Nasional Jepang

Daftar Isi

Survey[Survei] Liburan ke Jepang







Recommend